Pilkada Kalsel 2020

Pilgub Pilwagub Kalsel 2020: Denny Berharap Segera Dibentuk Jaringan dan Posko Relawan

Setelah terbitkan surat terbuka berisi gambaran dan visi misinya untuk mencalonkan diri sebagai Calon Gubernur Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel)

Pilgub Pilwagub Kalsel 2020: Denny Berharap Segera Dibentuk Jaringan dan Posko Relawan
istimewa/denny indrayana
Denny Indrayana saat kembalikan berkas pendaftaran pencalonan Gubernur Kalsel di DPW Nasdem Kalsel 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Setelah terbitkan surat terbuka berisi gambaran dan visi misinya untuk mencalonkan diri sebagai Calon Gubernur Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Mantan Wakil Menteri Hukum dan HAM RI, Denny Indrayana harapkan dibentuknya jaringan relawan di Kalsel.

Walau pendaftaran Calon Kepala Daerah di KPU Provinsi Kalsel masih belum dibuka, namun Denny harapkan dibentuknya posko-posko sejak dini bagi para relawan yang serius dukung dirinya sebagai Calon Gubernur Kalsel.

"Silakan setiap kabupaten/kota, setiap wilayah membentuk relawan-relawan dan menyiapkan posko-posko mari rapatkan barisan, susun shaf, luruskan mari kita berjuang untuk Kalsel Banua yang lebih baik," kata Denny.

Denny mengaku inisiatif untuk mengajak membentuk jaringan dan posko relawan didasari sambutan hangat yang diterimanya dari masyarakat atas rencana pencalonan dirinya sebagai Calon Gubernur saat berkunjung di beberapa daerah di Kalsel.

Baca: Jelang Pelantikan Presiden RI, 5 Nama Menteri Milenial Muncul: Eks Sopir Angkot Hingga Pendiri Gojek

Baca: Sentilan KPK pada Mulan Jameela Mencuat Gara-gara Eks Rekan Duet Maia Estianty Unggah Barang Ini

Baca: Keberuntungan Vicky Nitinegoro, Sempat Diciduk Bareng Jennifer Dunn, 2 Kali Tertangkap, 2 Kali Bebas

Dalam ikhtiarnya maju sebagai Calon Gubernur, Denny juga mengaku sudah bertemu dan bersilaturahmi dengan Guru Zuhdi untuk meminta nasihat-nasihat.

Selain itu, dari sisi teknis pencalonan, Ia tak hanya berkomunikasi dan mendaftarkan diri sebagai Calon Gubernur di partai-partai Politik di Kalsel tapi juga mempersiapkan diri untuk maju melalui jalur independen.

Pasalnya, Denny juga menggalang dukungan secara langsung ke masyarakat dengan harapan mendapatkan dukungan nyata dari masyarakat melalui data KTP.

Sesuai PKPU terkait Pilkada Serentak, data pendukung berupa KTP minimal 10 persen dari jumlah Pemilih terdaftar di DPT merupakan syarat mutlak untuk maju melalui jalur independen.

Dalam surat terbuka yang dirilisnya, Denny berkeinginan untuk maju, mencalonkan diri dan bertarung di Pilkada tanpa ada kecurangan apalagi politik uang.

"Yang penting, saya berharap persaingan pemilihan gubernur bersih dan tidak curang, tanpa politik uang. Tanpa dukungan nyata dari piyan, tanpa dukungan konkrit KTP dan kerja nyata bersama, akan sulit bagi ulun untuk maju sebagal calon Gubernur dan mewujudkan niat kita bersama memajukan Banua," kata Denny di Surat Terbuka tersebut.

Sebelumnya, Denny sudah mendaftarkan diri setidaknya di dua partai politik di Kalsel yaitu Partai Nasional Demokrat (Nasdem) dan Partai Demokrat.

(Banjarmasinpost.co.id/Achmad Maudhody)

Penulis: Achmad Maudhody
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved