Kuliner

Sajikan Haruan Bacacapan dan Tarung Babanam, Warung Ryaz Jadi Rujukan Kuliner Khas Banjar

Haruan babanam (bakar) cacapan termasuk menu favorit. Bentuknya seeokor haruan yang setelah dibakar kemudian direndam dalam kuah berbumbu bawang

Sajikan Haruan Bacacapan dan Tarung Babanam, Warung Ryaz Jadi Rujukan Kuliner Khas Banjar
banjarmasinpost.co.id/salmah saurin
Pemilik warung Ryaz, Marni memperlihatkan kuliner pavorit di warung makannya 

BANJARMASINPOST CO.ID - Kuliner khas Banjar sangat beragam, tak hanya kuenya yang puluhan jenis, makanan berat juga beraneka macam. Dan salah satu destinasi pilihan bersantap masakan ala Banjar di warung inilah tempatnya.

Lokasinya di jantung kota idaman, lebih tepatnya di Jl Mawar nomor 3, belakang BRI unit Banjarbaru, tepat berseberangan dengan SDN 2 Komet. Strategis memang.

Setiap hari warung Ryaz ini siap dijadikan tempat bersantap mulai pukul 10.00 sampai 15.30 Wita atau efektifnya jam buka hanya 5,5 jam.

Marni, pemilik Warung Ryaz, mengatakan, warung yang sudah berjalan enam tahun ini menyediakan aneka masakan khas Banjar.

Baca: Ayo ke Summer Hotel Banjarmasin, Nikmati Promo Barbeque Hanya Rp 8.000-an

Baca: Pondok Signal di Binuangsantang Balangan Curi Perhatian Warga, Jadi Tempat Komunikasi Via Gadget

Baca: Live TVRI! Jadwal Live Liga Inggris Pekan 9 di Mola TV, Man United vs Liverpool, Chelsea & Arsenal

Baca: Digerebek di Rumah, Pakacil Aya Kedapatan Simpan 12 Paket Sabu

Sebagaimana masakan Banjar, ada lauk bakaran atau lauk babanam, goreng atau basanga dan pepesan alias paisan. Juga kuah atau gangan yang menambah semangat bersantap.

"Ini adalah masakan urang bahari (zaman dulu) yang turun-temurun menjadi makanan khas urang Banjar," ujar Marni.

Ragam menu yang disajikan di antaranya yang favorit adalah haruan cacapan (ikan gabus direndam di kuah), mandai (asinan kulit cempedak), haliling (keong sungai), bilungka bakarik (timun kerik berkuah santan), tarung babanam (terong bakar berkuah santan).

"Haruan babanam (bakar) cacapan termasuk menu favorit. Bentuknya seeokor haruan yang setelah dibakar kemudian direndam dalam kuah berbumbu bawang, irisan buah dan cabai," papar Marni.

Irisan buah yang dicampur dalam kuah cacapan tergantung ketersediaan atau musimnya, selain mangga kadang divariasi dengan ramania atau belimbing.

Tak hanya haruan, jika ikan lain ada di pasaran maka bisa juga disajikan varian lauk becacap berupa ikan papuyu (betok), sapat siam (sepat besar) atau biawan.

Adapula ikan jelawat bejarang (kukus), empal goreng, pindang goreng, nila goreng dan baung, peda, patin yang dipais (pepes).

Baca: Stok di Depo Capai 1.500 Metrik Ton, Hiswana Migas Jamin Ketersediaan LPG 3 Kg Hingga Akhir Tahun

Baca: LINK Live Streaming Barito Putera vs Badak Lampung FC Liga 1 2019, Live TV Online Vidio.com

Baca: Sebut Belahan Bebby Fey Balas Tuduhan Pesugihan Genderuwo Vlog Robby Purba, Amarah Seteru Atta

Sebagai kuah, selain sayur bening juga ada sayur santan macam bilungka bakarik. Timun dikerik tersebut dimasukan ke kuah santan. Segar jika dikuahkan ke nasi.

Bisa juga berkuah santan dengan tarung babanam. Terong irisan besar itu direndam dikuah santan, makan dengan ini bisa membuat kita berkali-kali tambah nasi.

"Biasanya menu-menu favorit tadi cepat habis. Kadang sebelum siang pun bisa sudah habis dipesan konsumen," seloroh Marni. (banjarmasinpost.co.id/salmah saurin)

Penulis: Salmah
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved