Berita Banjarmasin

Da'i dan Da'iyah Dilatih Bikin Video Pendek, Tangkal Hoax Lewat Media Digital

Pelatihan da’i-dai’yah, broadcasting dan penanaman nilai aswaja saat ini merupakan keharusan karena merupakan tuntutan zaman.

Da'i dan Da'iyah Dilatih Bikin Video Pendek, Tangkal Hoax Lewat Media Digital
banjarmasinpost.co.id/edi nugroho
Pelatihan da’i-dai’yah, broadcasting dan penanaman nilai aswaja olah gawe pengurus cabang (PC) Gerakan Pemuda Ansor Kota Banjarmasin dan angkatan muda Sabilal Muhtadien, Sabtu (19/10/19) siang di aula MUI Provinsi Kalsel. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Pelatihan da’i-dai’yah, broadcasting dan penanaman nilai aswaja saat ini merupakan keharusan karena merupakan tuntutan zaman. Perkembangan media media digital saat ini sungguh luar biasa dan bisa digunakan untuk sebagai media dakwah.

“Kita ingin ke depanya kegiatan-kegiatan positif dari PC) Gerakan Pemuda Ansor dan angkatan muda Sabilal Muhtadien bisa dikomunikasikan ke media digital,” kata Ketua pengurus cabang (PC) Gerakan Pemuda Ansor Kota Banjarmasin, Sulaiman di sela-sela pelatihan da’i-dai’yah, broadcasting dan penanaman nilai aswaja olah gawe pengurus cabang (PC) Gerakan Pemuda Ansor Kota Banjarmasin dan angkatan muda Sabilal Muhtadien, Sabtu (19/10/19) siang di aula MUI Provinsi Kalsel.

Pamateri dalam kegitan ini, yakni salah Ibu Mariatul salah satu dosen Fakultas Dakwah UIN Antasari Banjarmasin dan Fadli, praktisi profesional pertelevisian serta perwakilan Nahdatul Ulama (NU).

Menurut Sulaiman, fakta saat ini gerakan-gerakan intoleransi sungguh luar biasa karena sudah sangat terampil menggunakan media digital. Dengan pelatihan ini diharapkan generasi muda Islam bisa mengkounter isu-isu hoaxs lewat media digital juga.

Baca: Lepas Peserta di depan Rumah Dinas, Bupati HSS Dukung Tour De Loksado Jadi Agenda Tahunan

Baca: Percobaan Bunuh Diri Ariel Tatum Terungkap, Mantan Teman Dekat Al Ghazali Ryuji Utomo Sakit Ini

Baca: Masih di Australia, Denny Indrayana Kirim Tim Relawan Daftarkan Diri di DPW PKS Kalsel

Baca: Mulai dari Glamour Camping Ini Fasilitas yang Bakal Ada di Pantai Batakan Baru Kabupaten Tanahlaut

“Generasi muda Islam akan kita latih membuat video-video pendek dan tidak menutup kemungkinan kita akan membuat chanel TV GP Anshor,” katanya.

Ditambahkan Muhammad Shaufi Spd, Bendahara GP Anshor Banjarmasin, dengan pelatihan da’i-dai’yah, broadcasting dan penanaman nilai aswaja, maka dakwah saat ini tidak melulu dari jemaah ke jemaaah, dari masjid ke masjid, tapi juga media digital juga media sosial (medsos).

“Setelah pelatihan ini diharapkan da’i-dai’yah bisa membuat video pendek sendiri dan menyebarkan ke medsosnya masing-masing,” katanya.

Dipaparkanya, meski hanya berdakwah di kamar namun jika diupload di medsos, maka ada jutaan mata yang melihat. Jika majelis taklim itu paling banyak 10 ribu yang melihat, tapi jika dakwah itu diupload di medsos, maka ada jutaan mata yang melihat.

“Isi dan kemasan ini akam dibatasi dalam video pendek dakwah ini nilai aswaja,” katanya.

Ditambahkannya, video pendek dakwah diharapkan dalam kemasan santun, tidak radikal dan tidak mengajak hijrah yang salah alamat.

Materi aswaja itu diterangkan habis-habisan oleh pemateri. Peserta dari pelatihan da’i-dai’yah, broadcasting dan penanaman nilai aswaja sekitar 50 orang ini dibuka untuk umum dan pendaftaranya secara online.

Baca: Ini Kesan Goweser Cewek Tour De Loksado 2019 Asal Kaltim Melintasi Jalan Nasional di Tapin

Baca: Belasan Remaja Terciduk Pesta Minuman Beralkohol, Dua Di Antaranya Pernah Direhab

Baca: LINK Live Streaming Usee TV & TVRI Semifinal Denmark Open, TV Online Marcus/Kevin, Momota vs Tommy

“Dengan pelatihan ini kita harapkan generasi muda Islam bisa menyampaikan dakwah yang santun. Saat ini kita ketahui banyak aliran radikal masuk ke Indonesia,” katanya.

Menurutnya, untuk video dakwah diharapkan minimal tiga menit dan maksimal tujuh menit. Dari lima puluh video yang dibuat peserta, maka akan dipilih lima terbaik untuk diupload ke akun youtube syiar Masjid Sabilal Muhtadien dan GP Anshor yang mempunyai puluhan ribu subscriber.

“Kita harapkan video dakwah yang dibuat peserta akan ditonton jutaan mata yang melihat,” katanya. (Banjarmasinpost.co.id/edi nugroho).

Penulis: Edi Nugroho
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved