Berita Tapin

Jambore Kader PKK se Kabupaten Tapin, 1000 Tas Purun Disiapkan untuk Peserta

Menjelang pelaksanaan Jambore PKK se Kabupaten Tapin, TP PKK Kabupaten Tapin menyiapkan 1000 tas purun untuk peserta jambore.

Jambore Kader PKK se Kabupaten Tapin, 1000 Tas Purun Disiapkan untuk Peserta
banjarmasinpost.co.id/mukhtar wahid
Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Tapin, Hj Ratna Ellyani Arifin Arpan dan Ketua GOW Kabupaten Tapin, Hj Mustaidah Syafrudin Noor memegang tas purun di Sekretariat PKK Kabupaten Tapin, Sabtu (19/10/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Sekitar 1000 buah tas purun ditumpuk di ruang tengah Gedung Sekretariat PKK Kabupaten Tapin, di Jalan Brigjen Hasan Basri, Desa Perintis Raya, Kecamatan Tapin Utara, Kabupaten Tapin, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Sabtu (19/10/2019).

Tas purun itu merupakan hasil karya para perajin Margasari di Desa Sungai Rutas dan sekitarnya, Kecamatan Candi Laras Selatan, Kabupaten Tapin.

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Tapin, Hj Ratna Ellyani Arifin Arpan mengaku keberadaan tas purun itu untuk persiapan kegiatan Jambore Kader PKK se Kabupaten Tapin.

Setiap kader PKK se Kabupaten Tapin, rencananya akan diberi secara cuma-cuma tas purun itu sebagai sarana sosialisasi pengurangan sampah plastik.

Baca: Ini Sosok Menteri Perempuan Termiskin dan Terkaya di Antara 7 Menteri Wanita Kabinet Jokowi-JK

Baca: Satu Korban Penumpang Mobil Avanza Ditabrak Kereta Api di Lampung Meninggal Dunia

Baca: Mainkan 4 Strategi Ini Biar Raup Untung Berinvestasi di Reksa Dana

Baca: SESAAT LAGI Link Bein Sports 1! Live Streaming Eibar vs Barcelona di Liga Spanyol, Cek TV Online Ini

"Tas purun itu dapat digunakan berkali-kali saat para ibu-ibu berbelanja di pasar. Kalau kotor juga mudah dicuci," katanya.

Kegiatan sosialisasi itu membantu program Pemerintah Kabupaten Tapin dan Pemerintah Pusat dalam mengurangi penggunakan kantong kresek berbahan plastik.

Menurutnya, Tim Penggerak PKK Kabupaten Tapin andil dalam mengkampanyekan lingkungan hidup bersama Pemerintah Kabupaten Tapin, terutama mengurangi ketergantungan dengan bahan plastik.

Hj Ratna Ellyani Arifin Arpan, alternatif pengganti kantong kresek plastik di Kabupaten Tapin tidak sulit. Itu karena keberadaan tas purun paling tepat sebagai pengganti kantong kresek plastik.

Apalagi, tas purun adalah hasil kerajinan warga Kabupaten Tapin, khususnya di Margasari. Kenapa tidak dimanfaatkan hasil kerajinan warga Kabupaten Tapin, jelasnya.

"Kita beli tas purun itu sehingga ada peningkatan perekonomian bagi warga di Kabupaten Tapin, khususnya para perajin purun di Margasari," kata istri Bupati Tapin HM Arifin Arpan.

Bupati Tapin HM Arifin Arpan dalam setiap kesempatan memberikan sambutan selalu menekankan warga agar mengurangi ketergantungan terhadap penggunaan kantong plastik.

Baca: Tiga Adaptor Wi-fi di RTH Rantau Baru Lenyap Dicuri, Hendy Tak Dapat Lihat Youtube

Baca: Masih di Australia, Denny Indrayana Kirim Tim Relawan Daftarkan Diri di DPW PKS Kalsel

Baca: Ini Sosok Wanita Cantik Bersama Ariel NOAH, Febiola Teman Sophia Latjuba & Pengganti Luna Maya?

Secara bertahap, Bupati Tapin HM Arifin Arpan mengeluarkan Peraturan Bupati agar setiap mini market yang berada di Kabupaten Tapin tidak menggunakan kantong kresek plastik dalam melayani konsumennya.

Kemudian, setiap kegiatan pertemuan maupun rapat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tapin tidak lagi menggunakan air minum kemasan gelas saat break rapat koordinasi. (banjarmasinpost.co.id/ mukhtar wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved