Kriminalitas Regional

Pemuda Habisi Kakek karena Kesal Ditagih Utang Minuman Arak, Buron Delapan Bulan

Buron selama hampir delapan bulan, seorang pemuda berinisial YS (19) diamankan polisi di daerah Cimanggis, Depok

Pemuda Habisi Kakek karena Kesal Ditagih Utang Minuman Arak, Buron Delapan Bulan
Shutterstock
Ilustrasi pembunuhan 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PANGKAL PINANG - Buron selama hampir delapan bulan, seorang pemuda berinisial YS (19) diamankan polisi di daerah Cimanggis, Depok, Jawa Barat terkait kasus pembunuhan kakek Amen (61) di Bukit Intan, Pangkal Pinang, Kepulauan Bangka Belitung.

Saat operasi penangkapan, pelaku berusaha kabur sehingga dilumpuhkan petugas dengan tembakan di bagian kaki.

"Pelaku dikenal temperamen sehingga menghabisi nyawa orang lain hanya karena utang minuman arak Rp 30.000," kata Kapolsek Bukit Intan AKP M Adi Putra pada awak media, Sabtu (19/10/2019).

Setelah ditangkap di Cimanggis, pelaku diterbangkan ke Pangkal Pinang dan ditahan di Mapolsek Bukit Intan guna menjalani proses hukum.

Baca: VIRAL FOTO Pertarungan Brutal Buaya Vs Gajah, Berakhir Tak Ada Pemenang, Si Buaya Mati Tertindih

Baca: Perceraian Raffi Ahmad & Nagita Slavina Menguap, Tangis Rieta Amalia & Amy Qanita Lihat Ulah Raffi

Baca: VIRAL VIDEO Kucing Mati Setelah Diberi Ciu oleh Mahasiswa, Terungkap Ada Racun Tikus dan Air Kelapa

Di hadapan petugas, pelaku mengaku kesal karena piutang minuman yang ditagih sebesar Rp 30.000. Sedangkan menurut perkiraan pelaku, utang hanya Rp 20.000 dan telah dibayar.

Selama ini, pelaku dan rekan-rekannya kerap berbelanja minuman arak kepada korban. Pelaku yang tidak memiliki pekerjaan tetap sering minum sembari nongkrong hingga larut malam.

Atas perbuatannya pelaku terancam pasal pembunuhan dengan ancaman 10 tahun penjara.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kesal Ditagih Utang Minuman Arak, Pemuda Bunuh Kakek dan Lari ke Depok",

Editor: Didik Trio
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved