Berita Kabupaten Banjar

Peran Pemerintah Masih Minim Tangani ABK, Begini Harapan Kopas

Jumlah anak berkebutuhan khusus (ABK) di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) masih cukup banyak.

Peran Pemerintah Masih Minim Tangani ABK, Begini Harapan Kopas
banjarmasinpost.co.id/roy
MENYENTUHKAN jemari di punggung dari posisi tas dan bawah 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Jumlah anak berkebutuhan khusus (ABK) di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) masih cukup banyak.

Namun sejauh ini pemerintah dinilai belum melakukan peranan signifikan untuk membantu penanganan anak-anak 'istimewa' tersebut.

"Masih jarang pemerintah melakukan kegiatan untuk membantu penanganan ABK. Padahal sudah saatnya pemerintah mengambil peran yang intens," ucap Ketua Komunitas Orangtua dan Pemerhati Anak Berkebutuhan Khusus (Kopas) Devi Yuliana, Sabtu (19/10/2019).

Hal itu ia utarakan kepada banjarmasinpost.co.id saat menghadiri kegiatan Healthy Arthletes Funfitness di lingkungan Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) di kawasan Jalan H Mistar Tjokrokusumo, Banjarbaru.

Devi turut menjadi volunter (relawan) pada kegiatan itu.

Baca: Pamer Istri Hasil Poligami Pesulap Pak Tarno Sebut Istrinya Mirip Olla Ramlan

Baca: Kemiripan Dul Jaelani dengan Ahmad Dhani Buat Maia Estianty Menyerah dan Pilih Al Ghazali

Baca: Peringatan Ustadz Dhanu pada Syahrini Raffi Ahmad dan Atta Halilintar? Sebut Youtuber Pamer Kekayaan

Ia mengakui memang belum mengantongi data akurat mengenai jumlah ABK di Kalsel.

Namun berdasar data tahun 2016/2017 yang ia peroleh dari Dinas Pendidikan Kalimantan Selatan, ABK yang belajar di sekolah luar biasa (SLB) di Kalsel sebanyak 2.000 orang.

"Bahkan di Martapura saja tercatat sebanyak 800 orang. Jumlah yang cukup tinggi yang mesti mendapat perhatian serius pemerintah," tandasnya didampingi Ketua Ikatan Fisioterapi Indonesia Cabang Banjarmasin M Yusrin Al Gifari dan Ketua Perhimpunan Fisioterapi Anak Indonesia Kalsel Haerati.

Dikatakannya, ABK perlu wadah atau tempat untuk berinteraksi dan menjalani terapi.

Pasalnya tak semua orangtua yang memiliki ABK adalah keluarga yang berkecukupan.

Halaman
123
Penulis: Idda Royani
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved