Berita Tapin
Belum Semua PAUD Miliki Alat Permainan Edukatif Outdoor
Setiap hari, tidak pagi, siang dan sore, Taman Harapan yang dibangun Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tapin disesaki anak-anak.
Penulis: Mukhtar Wahid | Editor: Eka Dinayanti
BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Setiap hari, tidak pagi, siang dan sore, Taman Harapan yang dibangun Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tapin disesaki anak-anak.
Anak-anak itu memanfaatkan alat permainan edukatif outdoor yang disediakan Pemerintah Kabupaten Tapin, seperti ayunan, perosotan, alat fitnes anak, tangga pelangi.
Fasilitas permaianan edukatif outdoor itu hanya dinikmati anak-anak di sekitar ibu kota Kabupaten Tapin.
Tidak bagi anak-anak yang berada di perdesaan ataupun di pelosok perdesaan.
Baca: WOW! Harta Kekayaan Jokowi Melonjak Drastis, Awal Jadi Presiden 2014 Rp 30,3 M & 2018 Jadi Rp 50.2 M
Baca: Kepergok Pria di Rumah Ayu Ting Ting Oleh Ruben Onsu dan Wendy Cagur, Sering Menginap?
Baca: Pernikahan Luna Maya & Ariel NOAH Disebut Sosok Ini Saat Heboh Foto Wanita, Mbak You: 2019 Menikah!
Belum semua lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kabupaten Tapin, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) memiliki alat permainan edukatif outdoor dibenarkan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Tapin, Hj Ratna Ellyani.
Kondisi itu diakui perempuan yang baru saja menyandang selempang Bunda PAUD Kabupaten Tapin 2019 itu, terutama lembaga PAUD yang berada di pelosok perdesaan.
Menurut istri Bupati Tapin HM Arifin Arpan, murid-murid PAUD yang berada di sekitar ibu kota Kabupaten Tapin dapat saja menikmati Taman Harapan.
"Tidak dengan anak-anak yang tinggal dan berada di pelosok perdesaan seperti di wilayah pegunungan kaki Gunung Meratus di Kecamatan Piani dan wilayah bantaran sungai Margasari, Kecamatan Candi Laras Utara," katanya kepada reporter Banjarmasinpost.co.id.
Hj Ratna Ellyani mengaku PAUD yang berada di desa terpencil itu berbatasan yang dengan Kabupaten Barito Kuala (Batola) dan Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) yang diprioritaskan.
"Belum lama ini, kami menyerahkan alat pernainan edukatif luar dan dalam di Dusun Munggu Ringgit, Desa Harakit, Kecamatan Piani dan Desa Sawaja, Kecamatan Candi Laras Utara," sebutnya.
Hj Ratna Ellyani Arifin Arpan mengakui rata-rata PAUD di pelosok desa terpencil sudah memiliki alat permainan edukatif indoor.
Kepentingan alat permainan edukatif indoor itu untuk merangsang pertumbuhan kemampuan berfikir anak PAUD untuk mengenali huruf dan angka dengan alat bantu peraga.
"Kedepan ini, saya selaku Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Tapin sudah meminta SKPD di Dinas Pendidikan Kabupaten Tapin untuk menganggarkan pengadaan alat permainan edukatif outdoor, khususnya bagi PAUD perdesaan," katanya.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tapin, Hj Ahlul Jannah mengatakan dukungan Ketua PKK Kabupaten Tapin terhadap keberadaan satu PAUD satu Desa tercapai.
Sangat luar biasa, termasuk setiap anggaran perencanaan kegiatan dari Dinas Pendidikan Kabupaten Tapin selalu mulus dibahas bersama tim Anggaran Pemerintah Daerah.
"Saya katakan dengan tim anggaran kalau kegiatan pengadaan alat permainan edukatif outdoor yang diusulkan Dinas Pendidikan Kabupaten Tapin bekerjasama dengan Tim Penggerak PKK Kabupaten Tapin," katanya.
(banjarmasinpost.co.id/ mukhtar wahid)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/seorang-anak-menikmati-fasilitas-permainan-edukatif-outdoor-di-taman-harapan.jpg)