Kriminalitas Jakarta

Disebut Nama Guru Ngaji, Bocah-bocah Ini Langsung Trauma, Usia Dicabuli 7 Anak Disogok dengan Uang

Sejumlah bocah tiba-tiba trauma setiap kali mendengar nama FS alias AI terduga pelaku pencabulan tujuh bocah perempuan.

Disebut Nama Guru Ngaji, Bocah-bocah Ini Langsung Trauma, Usia Dicabuli 7 Anak Disogok dengan Uang
THINKSTOCKS
Ilustrasi korban perkosaan 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Sejumlah bocah tiba-tiba trauma setiap kali mendengar nama FS alias AI terduga pelaku pencabulan tujuh bocah perempuan.

Pelaku yang juga berprofesi sebagai guru mengaji ini selalu memberikan uang jajan kepada para korbannya. Hal ini dilakukan AI agar para korban tidak mengadukan perbuatannya.

Para korban seluruhnya adalah para pelajar SD dengan rentang usia rata-rata di bawah 11 tahun.

Pelayanan Masyarakat RW tempat korban tinggal, Bambang Purwanto (55) mengatakan AI memang dikenal dekat dengan anak-anak.

Merujuk keterangan lima korban yang sempat ditemuinya, AI diketahui selalu memberikan sejumlah uang usai mencabuli para korban di rumahnya.

Baca: Pernikahan Luna Maya & Ariel NOAH Disebut Sosok Ini Saat Heboh Foto Wanita, Mbak You: 2019 Menikah!

Baca: Peserta Tour de Loksado 2019 Bawa Pulang Sepeda Motor, Karun: Mau Dipakai Buat Kerja dan Anak

Baca: Hari Ini Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden, Jalan Menuju MPR-DPR Ditutup dengan Kawat Berduri

"Jumlahnya bervariasi, ada yang Rp 5.000, Rp 10.000, Rp 40.000. Beberapa korban ada yang mengaku lebih dari satu kali dicabuli," kata Bambang di Jatinegara, Jakarta Timur, Sabtu (19/10/2019).

Baca juga: Seorang Guru Ngaji di Jatinegara Diduga Cabuli 7 Bocah Perempuan

Uang tersebut diduga jadi modus AI agar para korbannya yang masih murid SD tak melapor dan melawan saat dicabuli.

Bambang menuturkan tujuh korban pencabulan AI berasal dari keluarga yang secara ekonomi menengah ke bawah.

"Namanya anak-anak senang jajan, jadi kalau dikasih duit ya pasti dekat sama yang ngasih duit. Apalagi orang tua korban ini sibuk kerja semua," ujarnya.

Halaman
12
Editor: Didik Trio
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved