Berita Banjarmasin

Naidee Melalui Augustan Menyibak Fenomena Masyarakat Banjar

Satu lagi penulis banua melansir karya berupa novel. Bukan novel roman tapi bertema kehidupan keluarga dan lingkungannya.

Naidee Melalui Augustan Menyibak Fenomena Masyarakat Banjar
banjarmasinpost.co.id/salmah
Naidee dengan Novel berjudul Augustan (baca ‘ogostan) hasil karyanya yang dilaunching, Minggu (2010) sore di studio RRI Banjarmasin. 

BANJARMASINPOST CO.ID - Satu lagi penulis banua melansir karya berupa novel. Bukan novel roman tapi bertema kehidupan keluarga dan lingkungannya. Novel berjudul Augustan (baca ‘ogostan) karya Naidee ini dilaunching, Minggu (20/10) sore di studio RRI Banjarmasin.

Melalui bedah novel, peserta dapat menyimak tentang buku tersebut melalui pemaparan langsung dari penulis Naidee dan dua nara sumber sastrawan banua Budi Dayak dan Sandy Filry. Moderator He Benyamine.

Novel yang dieditori Sandi Firly, diterbitkan Scrifta Cendikia, Banjarmasin dengan tebal 560 halaman.

Naidee yang bernama lengkap Sri Naida, perempuan kelahiran Banjarmasin, 48 tahun, mengungkapkan, novel pertama dari trilogi ini, berlatar lokasi delta dan sungai-sungai kota Banjarmasin, kabupaten di Kalimantan Selatan, hingga perjalanan ke Raha Kabupaten Muna, Sulawesi tengara dan kota lain di Indonesia.

"Termasuk melenggang jauh kenegeri belahan Asia Barat Daya Kawasan Eurasia, negara Turki," jelasnya.

Baca: Ribuan Wajib KTP di HSS Terdata Sebagai Penduduk Non Aktif, Ini Dampak Jika Abaikan‎ Perekaman KTP-E

Novel ini memfiksikan Syahnur Johansyah, perempuan muda belia lima belas tahun yang kawin muda, menghalau kesendirian, merebut kembali harga diri, menuntut pendidikan dan pendewaaaan diri, menguatkan tali keluarga yang selama ini menjadi jargon feodalisme dan paternalistik. Itulah cara melawan
kemiskinan jiwanya sendiri.

Pada masa jandanya, Syahnur menerima lamaran Savas Ali, lelaki tanah seberang berlabel prajurit. Syahnur menemukan fiksi kekuatan kisah ksatria kaum Augustan dari zaman Romawi, dan dia menemukan fakta, bahwa selama ini orang Banjar sulit bersuara, mendengar, apalagi mendebat atau sekedar menghembuskan pikiran-pikirannya, sehingga membiarkan bumi, tanah dan airnya di kuasai orang lain.

Konflik kepemilikan sumberdaya alam terhadap keluarga adatnya. Ketika mantan suaminya, Zulfikar Ardiansyah, yang dituduhnya komprador penjual sumberdaya alam, ‘hidup kembali’, Syahnur harus berkubang pada fakta
dan fiksi sekaligus!

Fakta. dia yakin, Zulfikar belum menceraikannya, sedangkan fiksinya dia mempunyai dua orang suami, pada waktu bersamaan!

Penulis Naidee, memulai karya penulisan sejak SMPN 6 Banjarmasin melalui majalah dinding, hingga ketika mahasiswa menjadi Pemimpin Umum/ Redaksi Majalah BIOMA, Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, bergabung dengan Jurnalis Mahasiswa BPPM
B21 UGM.

Baca: Saksikan Ayah Ibunya Dimakamkan, 2 Bocah Selamat Mobil Terbakar di Tol Lampung Menangis

Walau tak menjadi penulis atau wartawan profesional, skill menulis lebih banyak untuk mencari rezeki dengan membuat proposal, kampanye sugestif dan provokatif, finalnya membuat laporan, saat bergabung pada NGO  pro-demokrasi, lingkungan, HAM dan advokasi perempuan, peneliiti senior bidang public service governance, hingga Berkarier di Parnership/Kemitraan UNDP lembaga Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) kantor Jakarta dan
Jogjakarta.

Tahun 2009, Naidee kembali ke tanah Banjar setelah 25 tahun di pulau Jawa dan bertekad jadi usahawan sebagai pengrajin kaos sasirangan, menggiatkan kelompok perempuan, hingga menghantarkannya menjadi anggota DPRD Kota Banjarbaru hingga 2019.

H Syukran Nasir, ayah kandung Naidee, mengatakan, menulis buku adalah salah satu cara mengekspresikan diri bagi sang putri. Ia pun salut atas karya tersebut.

"Awalnya karya ini akan disuguhkan dalam acara keluarga. Tapi kemudian ada saran agar diadakan secara umum berupa launching buku. Alhamdulillah, semoga bermanfaat," tandasnya.

(banjarmasinpost.co.id/salmah saurin)

Penulis: Salmah
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved