Berita Tanahbumbu

Pantai Gusunge di Tanahbumbu Terkikis Parah, Warga Minta Dibangunkan Growing dan Bronjong Tambahan

Pesisir pantai Pagatan, Kecamatan Kusan Hilir, Kabupaten Tanahbumbu belum terbebas dari ancaman abrasi.

Pantai Gusunge di Tanahbumbu Terkikis Parah, Warga Minta Dibangunkan Growing dan Bronjong Tambahan
Banjarmasinpost.co.id/Helriansyah
Warga mengecek abrasi di salah-satu desa, Kota Pagatan, Kecamatan Kusan Hilir, Tanahbumbu. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN - Pesisir pantai Pagatan, Kecamatan Kusan Hilir, Kabupaten Tanahbumbu belum terbebas dari ancaman abrasi. Abrasi cukup kritis terjadi di lima desa. Meski tiga desa di antaranya sudah dibangun siring dan bronjong, namun belum optimal menahan kikisan pantai diakibatkan gelombang.

Permukiman warga terancam abrasi di lima desa antara lain, desa Pejala, Juku Eja, Wiritasi, Gusunge dan Sungai Lembu. Sedangkan dari lima desa itu, tiga desa sudah dibangun siring dan bronjong adalah Juku Eja, Pejala dan Gusunge.

Abrasi terjadi di desa Gusunge, disebabkan fenomena alam itu kini mengancam pemukiman warga. Jarak abrasi dengan pemukiman hanya 10 sampai 15 meter.

Baca: Daftar di Provinsi Kalsel & Kabupaten Banjar, Mana yang Dipilih? Ini Jawaban Politis Gusti Iskandar

Baca: Prabowo Disebut Calon Kuat Menteri Pertahanan di Kabinet Jokowi Maruf, Nama Wiranto Penuh Misteri

Baca: Disebut Nama Guru Ngaji, Bocah-bocah Ini Langsung Trauma, Usia Dicabuli 7 Anak Disogok dengan Uang

Selain pemukiman masyarakat, abrasi karena pengikisan pasir di bibir pantai itu juga mengancam jalan desa, karena hanya berjarak 30 sampai 40 meter dari bibir pantai.

Hal tersebut diakui H Muhdar, tokoh masyarakat desa Gusunge. Abrasi pantai di lima desa sudah cukup kritis, bahkan mengancam pemukiman warga bila tidak segera ditangani pemerintah.

Menurut Muhdar, terjadinya abrasi sudah cukup lama, puluhan tahun. Kondisinya semakin kritis, karena sejak 48 tahun silam sampai sekarang gelombang terus mengikis pasir di bibir pantai.

"Daru dulu sampai sekarang ada kiranya 150 meteran pantai terkikis abrasi. Sekarang sudah dekat dengan rumah," ujar Muhdar kepada banjarmasinpost.co.id melalui telepon genggamnya.

Diakui Muhdar, mengatasi abrasi pantai di tiga desa khususnya. Desa Juku Eja, Gusunger dan Pejala sudah ada bronjong dan growing. Namun belum berfungsi maksimal.

"Belum maksimal terkena gelombang sudah terkikis. Ya nanti diperbaiki. Harapan growing dan bronjong ditambah lagi," katanya.

Anggota Komisi 3 DPRD Tanahbumbu H Fawahisah Mahabatan, membenarkan saat dikonfirmasi banjarmasinpost.co.id soal abrasi terjadi di lima desa tersebut.

Halaman
12
Penulis: Herliansyah
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved