Ekonomi dan Bisnis

UMKM Kedai Unyui Kembangkan Roti Pisang Aneka Toping, Omzet Capai Rp 3,5 Juta

Kedai Unyui merupakan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Banjarbaru yang berfokus pada usaha kuliner, seperti aneka roti, puding,

UMKM Kedai Unyui Kembangkan Roti Pisang Aneka Toping, Omzet Capai Rp 3,5 Juta
Istimewa/Nurachmi Deasy Iriani
Kedai Unyui Banjarbaru kini kembangkan roti pisang aneka topping. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Kedai Unyui merupakan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Banjarbaru yang berfokus pada usaha kuliner, seperti aneka roti, puding, dan kue tradisional khas Banjar.

Owner Kedai Unyui, Nurachmi Deasy Iriani mengatakan, mulanya hanya memproduksi aneka roti dengan menggunakan brand Roti Montok, namun nama tersebut ditolak saat pengajuan sertifikasi halal.

"Akhirnya kami putuskan hanya menggunakan nama Roti Unyui untuk produk ini. Tahap selanjutnya, ketika mendapatkan fasilitasi mendaftarkan hak paten merk, kami mengajukan merk Unyui tanpa kata roti di depannya. Harapannya brand ini bisa konsisten menghasilkan bermacam produk olahan pangan lainnya selain roti," ungkapnya kepada Banjarmasinpost.co.id.

Baca: Wiranto Mendadak Keluar dari RSPAD, Hadiri Pelantikan Joko Widodo-Ma`ruf Amin?

Baca: Inikah Kekasih Baru Ariel NOAH yang Kepergok Bersandar di Bahu Mantan Sophia Latjuba & Luna Maya

Baca: Lamborghini Raffi Ahmad Terbakar, Soal Mobil Mewah Suami Nagita Bersaing dengan Cristiano Ronaldo

Nama kedai unyui sendiri terinspirasi dari nama putri kandungnya Luna Layla Najmina yang kerap disapa Unyui.

Untuk harga kue tradisional seperti apam dan roti pisang dibanderol mulai Rp 2.000, aneka roti dan puding dibanderol Rp 10.000-30.000, dan kue Ipau satu loyang hingga Rp 100.000.

Selain kedai yang berlokasi di Banjarbaru, produk Unyui juga dipasarkan secara online.

Untuk roti pisang ada dijual secara offline di ABBA kitchen. Saat ini sedang dikembangkan untuk roti pisang aneka topping.

"Omzet secara keseluruhan beberapa prosuk kuliner tersebut sekitar Rp 2,5 juta hingga Rp 3,5 juta per bulan," ujarnya.

Usaha yang dijalankan Rahmi sapaannya, diakuinya tidak terlepas dari binaan Pemerintah Kota Banjarbaru melalui komunitas UMKM Banjarbaru, yang memberikan motivasi saling menguatkan satu sama lain.

(Banjarmasinpost.co.id/Mariana)

Penulis: Mariana
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved