Berita Kabupaten Banjar

2020, Tugu Pancasila Kilometer 17 Bakal Direnovasi, Pernah Jadi Ikon Kebanggaan Warga Kalsel

Tugu Pancasila Kilometer 17 Tidak Terawat. Pemprov Kalsel dan Pemkab Banjar diharapkan warga agar melakukan perbaikan atau renovasi tugu Pancasila

2020, Tugu Pancasila Kilometer 17 Bakal Direnovasi, Pernah Jadi Ikon Kebanggaan Warga Kalsel
Foto Aerial Rahmadhani
Tugu Pancasila Kilometer 17 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Tugu Pancasila Kilometer 17 Tidak Terawat. Pemprov Kalsel dan Pemkab Banjar diharapkan warga agar melakukan perbaikan atau renovasi tugu Pancasila di bundaran KM 17.

Kondisinya memprihatinkan, padahal tugu tersebut sangat ikonik dan juga sering dilewati para tamu luar daerah yang berkunjung ke Kalsel.

Puluhan tahun lalu tugu tersebut sangat dibanggakan warga banua, sekarang kondisinya sudah tidak terawat.

Sebaiknya dilakukan renovasi agar lebih baik dan dilakukan perawatan secara pembersihan rutin.

Baca: Mendadak! Raffi Ahmad Pamitan dari Dunia Artis Muncul, Sakit Suami Nagita Slavina Makin Parah?

Baca: Ucapan Mulan Jameela untuk Jokowi Setelah Pelantikan, Eks Duet Maia Estianty Sebut Nama Prabowo

Baca: Syukur Nagita Slavina Seusai Lamborghini Raffi Ahmad Terbakar, Ibu Rafathar Ingatkan Soal Ini

Kadis Kominfo Statistik dan Persandian Kabupaten Banjar HM Farid soufian mengatakan Pemkab Banjar (Dinas PUPR, Bappelitbang dan Dinas LH) akan menindaklanjuti pemeliharaan/ pembersihan tahun 2019 ini dan Rencana Perbaikan/Renovasi Tugu tersebut pada Tahun 2020.

"Juga berkoordinasi dengan Balai Besar Pemeliharaan Jalan Kementerian PU wilayah Kalsel dan Pemprov Kalsel mengenai
keberadaan tugu tersebut terhadap pengembangan kawasan tersebut sebagai pintu gerbang/masuk baru ke Bandara Internasional Syamsudin Noor," katanya.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan (Bappelitbang) Banjar Galuh Tantri Narindra, mengatakan mengenai ini sudah masuk dalam pembahasan.

"Dalam pembahasan sudah kita bahas, kami melihat lagi kemampuan anggaran, masih evaluasi," katanya.

17 Mei diperingati sebagai Hari Proklamasi ALRI Divisi Pertahanan Kalimantan yang merupakan wujud kecintaan rakyat Kalimantan terhadap Indonesia.

Tidak hanya jiwa dan raga yang dipertaruhkan untuk memperjuangkan kemerdekaan dan mempertahankan kedaulatan Indonesia dalam NKRI, tetapi rakyat Kalimantan juga telah mempersembahkan daerahnya untuk Indonesia.

Yaitu dengan menyatakan sebuah proklamasi pernyataan sikap pada tanggal 16 Mei 1949 di daerah yang dikenal dengan nama desa Ni’ih yang berada di daerah Kandangan.

Teks proklamasi tersebut ditandatangai oleh pimpinan ALRI Divisi IV Pertahanan Kalimantan, yaitu Brigjend H.Hasan Baseri dan kemudian dibawa ke Mandapai pada tanggal 17 Mei 1949.

(banjarmasinpost.co.id/niakurniawan)

Penulis: Nia Kurniawan
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved