Berita HSS

Launching Fapadah Jamal, Siswa di HSS Setor Sampah Untuk Beramal

PPKBPPPA HSS meluncurkan program Forum Anak Daerah Mengumpulkan dan Menjual Sampah untuk Amal yang disingkat Fapadah Jamal.

Launching Fapadah Jamal, Siswa di HSS Setor Sampah Untuk Beramal
istimewa
Penimbangan sampah yang diserahkan dua anak sekolah dan Penyerahan buku tabungan hasil menjual sampah, dari pihak bank sampah ke dua siswa penyetor sampah dari salah satu sekolah di HSS. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPKBPPPA) Hulu Sungai Selatan meluncurkan program Forum Anak Daerah Mengumpulkan dan Menjual Sampah untuk Amal yang disingkat Fapadah Jamal.

 Launhing dilakukan Minggu 20 Oktober 2019, dihadiri Ketua TP PKK HSS Hj Isnaniah serta organisasi wanita lainnya, Dinas Perumahan Rahyat KPLH,  serta Manajer Bank Sampah Induk HSS.

Kepala Bidang Pemberdayan Perempuan dan Perlindungan Anak Tatik Sri Rahayau kepada banjarmasinpost.co.id, Senin (21/10/2019) menjelaskan, Fapadah Jamal dibentuk bekerjasama dengan seluruh sekolah di HSS.

 Satu sekolah, diwakili dua siswa dengan usia anak yaitu mulai 12 sampai di bawah 18 tahun, diambil menjadi anggota Fapadah Jamal.

Baca: NEWSVIDEO : Air Sungai Bau Bangkai Ikan, Warga Di Sepanjang Sungai Riam Kanan Kesulitan Air Bersih

Baca: Jadwal French Open 2019 : Siaran Langsung Prancis Open di TVRI, Marcus/Kevin & Ahsan/Hendra Main

Baca: Lolos Delapan Besar Liga 2 2019, Martapura FC Bertemu Persik, Persita dan PSMS Medan

Baca: Masih Trauma dengan Syahrini dan Reino Barack? Luna Maya Sembunyikan Pria Misterius ini

Mereka diminta aktif mengumpulkan sampah yang sudah dipilah, baik sampah dari rumah sendiri, tetangga, maupun kegiatan di sekolah.

Tiap ada pertemuan Forum anak tersebut,  satu anak minimal membawa satu kantong plastik sampah. Selanjutnya dibawa ke bank sampah induk untuk dijual.

 Hasil penjualan sampah dari anak-anak tadi ditabungkan oleh Bank Sampah Induk HSS. Selanjutnya, jika sudah terkumpul, boleh mereka gunakan untuk kegiatan amal, atau kegiatan sosial.

Seperti memberikan bantuan untuk anak yatim, baik dip anti asuhan maupun di luar panti asuhan, pada saat bulan Ramadhan atau Hari Anak Nasional .

 “Ini salah satu inovasi bagi anak-anak sekolah, dimana mereka komiten membawa satu kantong sampah dari rumah, sekolah atau ketika ada kegiatan lain di lingkungannya yang berpotensi menghasilkan sampah, dan masih bisa dimanfaatkan untuk didaur ulang  (recycle) maupun untuk digunakan kembali dengan fungsi yang sama atau fungsi lainnya (reuse),”jelas Tatik.

 Adapun sampah yang disetorkan ke bank sampah, jenisnya sesuai kriteria bank sampah, antara lain sampah duplex, kertas HVS, kaleng, gelas warna, gelas putih, kardus, botol eks kecap atau tomat, botol shampoo dan sabun, Koran baru, Koran buram, segela jenis plastic seperti ember pecah, pet warna, tutup botol.

Halaman
12
Penulis: Hanani
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved