Berita Banjarmasin

Urung Lewati Trotoar Jalan Brigjen Hasan Basri, Nina Ungkap Terganggu Tumpukan Karung Lumpur

Nina terpaksa harus mengurungkan niatnya berjalan di atas trotoar dan turun ke aspal di kawasan Brigjen Hasan Basri

Urung Lewati Trotoar Jalan Brigjen Hasan Basri, Nina Ungkap Terganggu Tumpukan Karung Lumpur
Banjarmasinpost.co.id/ghani
Gundukan Karung-karung lumpur yang betumpuk di trotoar jalan Brigjen Hasan Basri Kayutangi 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Nina terpaksa harus mengurungkan niatnya berjalan di atas trotoar dan turun ke aspal di kawasan Brigjen Hasan Basri, Senin (21/10/2019) siang.

Dengan sedikit nampak hati-hati mengingat sejumlah pengendara selewiran di lokasi tersebut, ia pun kemudian kembali menaiki trotoar yang dirasanya lengang dari sesuatu yang semula menghalanginya.

Ya wajar saja, sikap itu dilakukannya karena untuk menghindari tumpukan karung berada di atas trotoar pinggir Jalan Brigjen Hassan Basry atau tepatnya depan Kantor Samsat Banjarmasin.

Nampak berisikan lumpur di dalamnya, Nina pun mengaku sedikit menyayangkan atas kondisi itu. Karena menurutnya selain tumpukan karung tersebut mengganggu pejalan kaki lantaran berada di atas trotoar, juga mengurangi estetika kota.

Baca: Viral Video Nia Ramadhani Tak Bisa Kupas Buah Salak, Simak 7 Manfaat Buah yang Dibenci Istri Ardi

Baca: Selir Raja Thailand Dicopot Gelarnya karena Dianggap Tak Setia dan Ingin Setara Permaisuri

Baca: Balas Tudingan Zaskia Sungkar & Irwansyah, Medina Zein Bongkar Aliran Dana Bisnis Kue Laudya

Baca: Oknum Pegawai BNI Penggelap Dana Rp 58,9 Miliar Diduga Bagian Sindikat, Begini Modusnya

" Ya mestinya bila ini berasal dari lumpur sungai yang dikeruk, mungkin tidak harus ditempatkan di trotoar juga kan atau lebih bagusnya lagi bila langsung diangkut. Karena selain mengganggu pejalan kaki, kondisi seperti ini kan juga kurang indah dipandang, " pungkasnya.

Bahkan tidak hanya di depan kantor Samsat Kayutangi saja, tumpukan karung berisikan lumpur serupa pun tambah Nina lagi juga terdapat di depan pagar Kampus ULM Banjarmasin.

Kepala Bidang (Kabid) Sungai Dinas PUPR Kota Banjarmasin, Hizbul Wathony saat dikonfirmasi terkait hal itu, ia pun tidak menampiknya. Menurut ia keberadaan karung-karung tersebut tidak lain merupakan hasil pengurukan lumpur di sungai tersebut.

Namun lantaran para pekerja biasanya memang sengaja mengeringkannya terlebih dahulu sebelum diangkut, sehingga karung-karung berisi lumpur itu pun dibiarkan di tempat tersebut.

" Tapi tadi sudah saya minta untuk segera diangkut," tulis Thony kepada Bpost melalui pesan singkat WhatsApp.

Lebih jauh ia juga mengatakan saat ini memang ada beberapa titik yang menjadi sasaran pihaknya dalam proses pemeliharaan sungai.

Halaman
12
Penulis: Ahmad Rizky Abdul Gani
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved