Kriminalitas Kotabaru

Ayah Tiri di Kelumpang Hulu Kotabaru Setubuhi Anaknya Sejak 2018, Korban Juga Sering Dipukul

Dipimpin Kapolsek Kelumpamg Hulu, Ipda Fandy, pelaku langsung ditangkap di rumahnya di PT IGM Desa Karang Payau Kecamatan Kelumpang Hulu Kotabaru.

Ayah Tiri di Kelumpang Hulu Kotabaru Setubuhi Anaknya Sejak 2018, Korban Juga Sering Dipukul
HO/Humas Polres Kotabaru
SS, tersangka pencabulan terhadap anak tirinya di Kelumpang Hulu, Kotabaru. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Bejat, seorang ayah tiri bukannya melindungai anaknya justru setubuhi anak tirinya berkali-kali. Pencabulan yang dilakukan ayah tiri ini terjadi di Kelumpang Hulu, Kotabaru.

Perbuatannya itu baru diketahui setelah kakak kandung korban menanyakan hal aneh pada adiknya. Korban yang masih di bawah umur (16) mengaku sudah lama dicabuli sang ayah tiri dan sering dipukuli.

Tak terima dengan perbuatan sang ayah tiri, kakak korban melaporkannya ke Polsek Kelumpang Hulu.

Dipimpin Kapolsek Kelumpamg Hulu, Ipda Fandy, pelaku langsung ditangkap di rumahnya di PT IGM Desa Karang Payau Kecamatan Kelumpang Hulu Kabupaten Kotabaru pada Senin (21/10/19) sekitar pukul 10.00 wita. Pelaku langsung digelandang ke Mapolsek untuk diproses lebih lanjut.

Kapolres Kotabaru AKBP Andi Adnan Syafruddin SH SIK MM, melalui Kasubbag Humasnya Iptu H Gatot, Selasa (21/10/2019) membenarkan penangkapan tersebut. Pelaku dijerat Pasal 81 Ayat (1) dan (2) UURI No.17 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas UU RI No.23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Baca: Gelapkan Motor, Adul Dibekuk Polisi di Kelurahan Rantau Kanan

Pelaku adalah SS, kini telah diproses dan ditahan dibalik sel jeruji besi. Barang bukti yang turut diamankan berupa satu lembar baju orange, celana dan celana dalam.

Iptu H Gatot menjelaskan kepada Banjarmasinpost.co.id, aksi bejat sang ayah tiri sudah dilalukannya dalam kurun waktu tahun 2018 sampai dengan bulan September 2019. Hal itu baru diketahui kakak koraban hingga akhirnya pelaku ditangkap.

Tersangka menyutubuhi korban sebanyak lebih dari 15 kali dan selain menyetubuhi korban, pelaku juga sering menganiaya korban. Kejadain tersebut terbongkar ketika teman korban datang kerumahnya untuk bertamu dengan korban. Setelah temannya pulang, pelaku menekan dan menyuruh korban untuk berhenti sekolah dan melarang berpacaran.

Baca: Aplikasi Siharat Bongkar Praktek Dugaan Prostitusi Online di Landasan Ulin, 8 Orang Diamankan

" Kakak korban mulai curiga dengan pelaku, kemudian menanyakan kepada korban tentang apa yang sudah terjadi dan korban mengaku bahwa selama ini sudah sering disetubuhi oleh ayah tirinya dari bulan Juli 2018 sampai dengan bulan September 2019," katanya.

Mengetahui kejadian tersebut, kakak korban langsung melporkannya ke Polsek Kelumoamg Hulu dan langsung ditindak lanjuti jajaran Polsek Kelumpang Hulu. (banjarmasunpost.co.id/man hidayat)

Penulis: Man Hidayat
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved