Berita Batola

Bangun Peralatan Uji KIR Rp 2 Miliar, Dishub Batola Segera Terapkan Tarif Uji Kir

Pemkab Batola baru saja merampungkan pembangunan peralatan uji KIR standar di kawasan Desa Beringin, Kecamatan Alalak, dengan dana APBD sekitar Rp2 m

Bangun Peralatan Uji KIR Rp 2 Miliar, Dishub Batola Segera Terapkan Tarif Uji Kir
banjarmasinpost.co.id/edi nugroho
Terminal Handil Bakti 5 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - Pemkab Batola baru saja merampungkan pembangunan peralatan uji KIR standar di kawasan Desa Beringin, Kecamatan Alalak, kabupaten dengan dana APBD sekitar Rp2 miliar. Setelah peralatan dan bangunan pengujian KIR untuk angkutan umum ini selesai dibangun, baru Pemkab Batola menetapkan tarifnya

“Iya jika alat uji KIR di Kabupaten Batola ini sudah standar, maka tarif uji KIR akan kita tetapkan. Dana pembangunan peralatan KIR itu senilai Rp2 miliar,” kata Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Batola, Syamsul Arifin, Senin (21/10/19)

Menurut Syamsul, seperti kabupaten lainnya di Kalsel ini rata-rata sudah siap saat menerapkan tarif uji KIR tersebut karena peralatannya sudah standar. Layanan Uji KIR dari dishub Batola dulu tentu harus dibenahi dulu, baru menerapkan tarif uji KIR.

“Kita berharap dengan seiring selesainya pembangunan peralatan uji KIR, maka tarif uji KIR akan segera kita berlakukan,”katanya.

Baca: Viral Video Nia Ramadhani Tak Bisa Kupas Buah Salak, Simak 7 Manfaat Buah yang Dibenci Istri Ardi

Baca: Disdik Kalsel Targetkan 75 persen Siswa Khatam Al Quran

Baca: Balas Tudingan Zaskia Sungkar & Irwansyah, Medina Zein Bongkar Aliran Dana Bisnis Kue Laudya

Baca: Oknum Pegawai BNI Penggelap Dana Rp 58,9 Miliar Diduga Bagian Sindikat, Begini Modusnya

Dipaparkannya, selama ini tarif uji KIR mobil angkutan di Kabupaten Batola ternyata terendah se-Kabupaten Kota di Kalsel, yakni Rp80 ribu per satu mobil angkutan. Lokasi uji KIR mobil angkutan tersebut selama ini ada di kawasan Pasar Induk Handil Bakti Batola dan belum standar.

"Iya masih terendah se-Kalsel tarif uji KIR mobil angkutan. Kita ada rencana merevisi tarif uji KIR mobil angkutan tersebut yang masih terendah se-Kalsel, yakni Rp80 ribu,” katanya.

Diakuinya, sasaran uji KIR nantinya itu mobil angkutan di Kabupaten Batola dan tidak boleh melayani uji KIR wilayah kabupaten lainnya. Nantinya, uji KIR di Kabupaten Batola itu sasarannya itu mobil pikap dan truk serta angkut kota (angkot)

“Untuk angkot yang beroperasi di Kabupaten Batola cuma sekitar 200 buah saja,” katanya.

Dipaparkannya, dalam uji KIR ini ada sejumlah komponen yang diuji, seperti lampu depan, lampu belakang, sistem pengereman hingga kaca. Jika sebuah angkutan itu tidak lulus uji KIR, maka itu tidak layak jalan.

“Kita akui angkot di Kabupaten Batola sudah tua-tua,” katanya.

Halaman
12
Penulis: Edi Nugroho
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved