Advertorial Bank Kalsel

NPL Alami Penurunan 4,36 Persen, Bank Kalsel Optimistis Capai Target 2019

Bank Kalsel optimistis program kerja yang telah dijalankan akan mencapai target hingga akhir 2019 ini.

NPL Alami Penurunan 4,36 Persen, Bank Kalsel Optimistis Capai Target 2019
banjarmasinpost.co.id/mariana
Dirut Bank Kalsel Agus Syabarrudin pada pertemuan laporan kinerja Bank Kalsel beberapa waktu lalu. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Bank Kalsel optimistis program kerja yang telah dijalankan akan mencapai target hingga akhir 2019 ini.

Hal ini diungkapkan Direktur Utama (Dirut) Bank Kalsel, Agus Syabarrudin berdasarkan kinerja bisnis Bank Kalsel hingga Juni 2019 dan dibandingkan dengan Juni 2018 lalu,

"Kami yakin kinerja bisnis Bank Kalsel jauh lebih baik dibanding 2018 lalu. Bahkan target kinerja yang sebelumnya dicanangkan juga diusahakan dapat terealisasi di tahun ini," ungkap Agus kepada Banjarmasinpost.co.id.

Berdasarkan data yang dirilis Bank Kalsel, total aset Bank Kalsel hingga Juni 2019 tembus di angka Rp 16.416.437.000. Angka ini meningkat dibandingkan dengan Juni 2018 lalu atau year on year (yoy) yang mencapai Rp 13.839.661.000.

Kemudian untuk kredit dan pembiayaan hingga Juni 2019 tercatat sudah tembus Rp 10.313.953.000 yoy, jauh lebih tinggi dibanding Juni 2018 lalu yang hanya Rp 9.078.609.000.

Untuk dana pihak ketiga jika pada Juni 2018 lalu sebesar Rp 11.110.384.000, sedangkan pada Juni 2019 naik menjadi Rp 13.565.811.000.

"Meningkatnya aset, kredit, dan pembiayaan hingga dana pihak ketiga ini juga diimbangi dengan kinerja keuangan Bank Kalsel yang menggembirakan," imbuhnya.

Hal ini bisa dilihat dari Return On Equity (ROE) Bank Kalsel hingga Juni Tahun 2018 mencapai 12,24 persen.

Kemudian untuk ROA (Return on Assets) di kisaran 1,86 persen dan Net Interest Margin (NIM) tembus diangka 5,55 persen.

Kemudian untuk Non Performing Loan (NPL) atau kredit macetnya mengalami penurunan mencapai 4,36 persen.

Padahal pada Juni tahun 2018 lalu berada di angka 5,26 persen.

Agar semua target yang dicanangkan bisa tercapai, Bank Kalsel terus berbenah diri untuk dapat lebih dipercaya nasabah dan mampu bersaing dengan perbankan nasional, baik dengan melakukan kerjasama dengan berbagai pihak dalam mengembangkan layanan perbankan Bank Kalsel, membenahi Sumber Daya Manusia (SDM) dan teknologi dilingkungan internal, hingga melakukan ekspansi pembiayaan ke sektor produktif melalui Bank Kalsel Cabang Jakarta.

"Upaya kita untuk lebih banyak mendorong pembiayaan produktif sendiri melalui Cabang Bank Kalsel di Jakarta sangat baik. Ini bisa terlihat dari perbandingan kredit konsumtif dan produktif di Bank Kalsel yang hanya terpaut sedikit, yakni untuk kredit konsumtif mencapai 50,30 persen dan kredit produktif sebesar 49,70 persen," pungkasnya. (aol/*)

Penulis: Mariana
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved