Banjarbaru Pemenang 2019

Pemko Banjarbaru Mencanangkan Gerakan Ayo Berbelanja ke Pasar Rakyat (Ayo Baparak)

Wakil Wali Kota Banjarbaru H Darmawan Jaya Setiawan didampingi Kepala Dinas Perdagangan Kota Banjarbaru Abdul Basid, menghadiri sekaligus membuka

Pemko Banjarbaru Mencanangkan Gerakan Ayo Berbelanja ke Pasar Rakyat (Ayo Baparak)
Humas Pemko Banjarbaru
Wakil Wali Kota Banjarbaru H Darmawan Jaya Setiawan didampingi Kepala Dinas Perdagangan Kota Banjarbaru Abdul Basid, menghadiri sekaligus membuka kegiatan sosialisasi penguatan fungsi pasar rakyat, Selasa, (22/10). 

Hal itu dibuktikan dengan pasar rakyat yang menjadi pusat kota-kota lama, misalnya Kota Solo dengan pasar Gedhe, pasar Johar di Semarang, pasar Beringharjo di Kota Jogja, atau Pasar Baru di Jakarta.

Kementerian perdagangan mulai menerapkan program revitalisasi pasar rakyat.

Program revitalisasi tersebut merupakan salah satu bentuk komitmen pemerintah untuk meningkatkan daya saing pasar rakyat.

Meningkatkan kesejahteraan para pedagang melalui peningkatan omzet, mendukung kelancaran logistik dan distribusi bahan kebutuhan masyarakat dan mendorong terjadinya penguatan pasar dalam negeri di era persaingan global yang kian terbuka lebar.

Di Kota Banjarbaru sendiri, untuk menyukseskan program telah dicanangkan program “Ayo Baparak”, Ayo Berbelanja ke Pasar Rakyat, yang juga sejalan dengan salah satu misi Pemerintah Kota Banjarbaru yang sedang dijalankan, yakni memperkuat kemandirian, peningkatan kerjasama, investasi, penyediaan sarana dan prasarana perekonomian peningkatan kelembagaan dan peluang kewirausahaan.

"Gerakan “Ayo Baparak” ini merupakan salah satu upaya penguatan fungsi pasar rakyat melalui pembinaan peran aktif masyarakat," kata Darmawan Jaya.

Karena pasar rakyat adalah dari rakyat dan untuk rakyat.

Oleh karena itu masyarakat merupakan kunci utama untuk penguatan roda ekonomi pasar rakyat secara signifkan.

Gerakan ini juga untuk memberikan edukasi kepada masyarakat berupa pengetahuan tentang penggunaan bahan ramah lingkungan seperti bakul purun sebagai pengganti kantong plastik.

Selain itu, Pemerintah Kota Banjarbaru juga sudah melakukan moratorium atau penghentian sementara pemberian izin usaha toko ritel modern di Kota Banjarbaru. (AOL/*)

Penulis: Aprianto
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved