Berita Banjarmasin

Ratusan Warga Saksikan Rekonstruksi Pembunuhan di Gang Rahayu

Ratusan warga menyaksikan jalannya reka ulang atau rekonstruksi perkara penganiayaan di Gang Rahayu, hingga korban meninggal dunia.

Ratusan Warga Saksikan Rekonstruksi Pembunuhan di Gang Rahayu
Capture /Banjarmasin Post News Video
Rekonstruki kasus pembunuhan di Gang Rahayu Banjarmasin Barat di Halaman Polsek Banjarmasin Barat 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN-Ratusan warga menyaksikan jalannya reka ulang atau rekonstruksi perkara penganiayaan, hingga korban meninggal dunia.

Demi keamanan pelaku dan saksi-saksi yang dihadirkan, reka ulang dilaksanakan di halaman Mapolsekta Banjarmasin Barat, Jalan Ir PM Noor Banjarmasin, Selasa (22/10/2019) sekitar pukul 10:25 Wita.

Seperti terpantau di lapangan, dalan reka ulang, penyidik kepolisian menghadirkan dua orang pelaku, yakni Indrawan alias Habib (35) dan M Husni alias Dadang (30).

Sementara korban pembacokan hingga meninggal dunia atas nama Mursidi (41). Dalam reka ulang, Mursidi diperankan oleh orang lain atau peran pembantu.

Baca: Hasil Jelang Babak Kedua Berakhir Barito Putera vs PSIS Semarang, Skor Sementara 2-0 Liga 1 2019

Baca: Kabut Asap Selimuti Banjarmasin, Aldi Keluhkan Mata Perih

Baca: Kasat Lantas Polres Tanbu Imbau Pengendara, 23 Oktober Dimulai Operasi Zebra

Baca: Pembukaan Hari Santri Nasional 2019 di Banjar, Jadi Ajang Pengembangan Kompetensi Santri

Ada 35 adegan yang diperagakan oleh dua orang pelaku maupun saksi-saksi. Adegan demi adega dilakukan keduanya sampai adegan terahir.

Adegan pertama, tersangka Habib mengendarai motor Honda Vario masuk ke Gang Rahayu (menuju pulang ke rumahnya), tiba-tiba bertemu dengan korban Mursidi.

Mursidi mau keluar dari Gang Rahayu dan tersangka masuk ke dalam gang tersebut. Motor keduanya nyaris tabrakan, sehingga korban Mursidi sempat mengeluarkan kata-kata tidak pantas, seperti bunggul dan bangsat.

Mendengar ucapan itu, tersangka Habib kaget dengan kata-kata yang diucapkan korban. Habib tak menanggapi dan dia seribu bahasa, dan melanjutkan perjalanan ke rumahnya.

Rupanya, ucapan korban menjadi pikirannya. Sesampainya di rumah, habib bertemu dengan adik iparnya bernama M Husni alias Dadang.

Kejadian yang baru dialami Habib itu disampaikan Habib kepada Dadang adik iparnya. Mendengar kakak iranya dikatakan bunggul dan bangsa, maka Dadang menjadi naik pitam.

Halaman
12
Penulis: Jumadi
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved