Berita Banjarbaru

Terjadi Peningkatan Suhu Panas di Kalsel Tiga Hari Terakhir, ini Penjelasan BMKG

Pada Bulan Oktober ini, Rizqi Nur Fitriani, suhu udara juga masih beberapa kali tercatat di atas normal yaitu berkisar 36.4 sampai 36.6 deraja

Terjadi Peningkatan Suhu Panas di Kalsel Tiga Hari Terakhir, ini Penjelasan BMKG
ANTARA FOTO/MOHAMMAD AYUDHA
Warga melintas di waduk yang kering Desa Simo, Kradenan, Grobogan, Jawa Tengah, Rabu (25/9/2019). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi musim kemarau panjang dengan kekeringan ekstrem masih akan terjadi di sejumlah wilayah di Indonesia hingga bulan November 2019. ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha/nz. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Sudah dalam tiga hari terakhir, langit Kalimantan Selatan dalam kondisi cerah. Meski ada awan namun kondisi ini dinilai lebih panas dan suhu pun meningkat semakin panas.

Menurut Staff Prakirawan BMKG Syamsudin Noor, Rizqi Nur Fitriani, iya mas terpengaruh. Pertama karena wilayah Kalimantan Selatan masih dalam musim kemarau.

Kedua, lanjutnya, posisi semu matahari yang berada di selatan ekuator dan berada di sekitar wilayah yang tidak jauh dari Propinsi Kalimantan Selatan.

"Adanya nilai kelembaban udara yang kecil di atmosfer sehingga tidak mendukung potensi pertumbuhan awan di wilayah Kalimantan Selatan. Sudah terjadi dari bulan September yaitu suhu udara yang tercatat beberapa kali di atas normal seperti pada tanggal 10 September 2019 yaitu 37 derajat celcius yang menjadi suhu udara paling maksimum di Bulan September, " kata dia.

Baca: Polda Tangani Serius Kasus Perkelahian Pemuda di Taman Kota Sampit, 9 Orang Diamankan di Polres

Baca: PKS Banjarbaru Segera Buka Pendaftaran Bakal Calon Wali Kota, Sejumlah Calon Sudah Jalin Komunikasi

Baca: PKS Banjarbaru Segera Buka Pendaftaran Bakal Calon Wali Kota, Sejumlah Calon Sudah Jalin Komunikasi

Pada Bulan Oktober ini, Rizqi Nur Fitriani berujar, suhu udara juga masih beberapa kali tercatat di atas normal yaitu berkisar 36.4 sampai 36.6 derajat selsius.

"Kondisi atmosfer yang kering diprakirakan masih akan berlangsung hingga seminggu kedepan dimana akan berpengaruh juga terhadap suhu udara di sekitar wilayah Kalimantan Selatan," kata dia.

Sementara itu, Kepala BPBD Kalsel, Wahyuddin menjelaskan dengan kondisi semakin meningkatnya suhu panas tersebut ada imbas di Kalsel.

"Dimana potensi kemudahan terbakar meningkat. Dilaporkan sejumlah kebakaran terjadi di hari ini termasuk di Gambut Kilomter 17," kata Wahyuddin. (banjarmasinpost.co.id /lis)

Penulis: Nurholis Huda
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved