Berita Banjarbaru

Toko Alfamart di Banjarbaru Ditempel Stiker Belum Bayar Pajak, Manajemen Alfamart Bingung

Toko retail modern Alfamart di Banjarbaru ditempel stiker bertuliskan objek pajak ini belum melunasi kewajiban perpajakan daerah.

Toko Alfamart di Banjarbaru Ditempel Stiker Belum Bayar Pajak, Manajemen Alfamart Bingung
istimewa
Stiker Pajak yang ditempel DI Alfamart di Banjarbaru. 

BANJARMASINPOST.CO.ID BANJARBARU - Hampir semua toko retail modern Alfamart di Banjarbaru tertera stiker dari Pemko Banjarbaru di mana objek pajak ini belum melunasi kewajiban perpajakan daerah.

Stiker itu ditempel belum lama tadi oleh Petugas Pemko Banjarbaru.

Penjelasan dari Koordinator Area Alfamart di Banjarbaru, Hairullah, Selasa (22/10/2019) mengatakan juga sempat keheranan apa kesalahan dirinya, sebab selama ini pihaknya sudah taat dan tidak ada masalah soal pajak bangunan.

Namun ternyata yang disoalkan adalah pajak parkir. "Dan ini menurut saya baru dan belum ada sosialisasi. Tapi atas ini kami di area Banjarbaru sudah melaporkan kejadian ini ke Office atau atasan kami," kata Hairullah.

Baca: 3 Cara Alami Menghilangkan Jerawat Menggunakan Buah Pepaya, Kombinasi Madu, Cuka dan Jeruk

Baca: Hasil Akhir Barito Putera vs PSIS Semarang : Skor Akhir 2-0, Poin 26 di Klasemen Liga 1 2019

Baca: Curi Tas di Desa Mandingin, Isinya Hanya Rp 72 Ribu, Wajah Pelaku Terekam Jelas di CCTV

Baca: 7 Cara Mengupas Buah Salak dengan Mudah Tanpa Khawatir Tangan Terluka

Baca: Penyakit Aneh Nikita Mirzani Disebut Billy Syahputra Saat Bahas Uya Kuya, Mirip Marshanda & Ariel?

Sementara Budi Santoro selakuCorcom Alfamart, menjelaskan pada prinsipnya mendukung kebijakan pemerintah, namun juga mesti ada sosialisasi tidak ujug-ujug diterapkan.

"Sebab selama ini dari laporan yang ada belum ada sosialisasi yang disampaikan. Kemudian juga soal pajak apa di stiker tersebut belum ada ketahuan soal apanya. Tapi kita coba komunikasikan agar persoalan ini segera selesai," tandasnya.

Adapun Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah Kota Banjarbaru, Rustam Effendi, menjelaskan memang stiker itu ditempel karena objek pajak tersebut belum menaati aturan pajak terkait pajak parkir.

"Ya, itu dibebankan kepada si pengusaha, walaupun dia menggeratiskan selama ini," kata dia.

Dijelaskan Rustam perhitungan pajak sudah pihaknya beritahukan.

"Kami peringatkan mulai peringatan 1 sampai peringatan ketiga kemudian tindakan eksekusi. Jika Dua minggu tidak ada respon kita koordinasi kan kepada SKPD terkait untuk ditindak penyegelan," tandas Rustam.

Halaman
12
Penulis: Nurholis Huda
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved