Berita Banjarbaru

Cegah Kecelakaan Akibat Listrik, PLN Imbau Masyarakat Gunakan Listrik Secara Aman

PLN Unit Induk Wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah mengimbau masyarakat untuk membudayakan penggunaan alat-alat listrik secara tertib

Cegah Kecelakaan Akibat Listrik, PLN Imbau Masyarakat Gunakan Listrik Secara Aman
Humas PLN Wilayah Kalselteng
Karyawan PLN sedang menyosialisasikan budaya penggunaan listrik secara aman. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU – PLN Unit Induk Wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah mengimbau masyarakat untuk membudayakan penggunaan alat-alat listrik secara tertib demi keselamatan dan keamanan bersama.

Assistant Manager Komunikasi PLN UIW Kalselteng, Bayu Aswenda, mengimbau masyarakat agar menggunakan alat-alat kelistrikan yang memiliki Standar Nasional Indonesia (SNI), tidak menggunakan listrik secara illegal, tidak menyalur listrik dari tetangga serta mengutamakan keselamatan ketenagalistrikan.

“Dalam rangka mencegah terjadinya kecelakaan akibat listrik, kami menghimbau masyarakat untuk menggunakan peralatan kelistrikan yang berlabel SNI. Kami juga mengajak masyarakat agar menggunakan alat kelistrikan sesuai kemampuannya. Contohnya dengan menggunakan terminal listrik secara tidak berlebihan atau tidak menumpuk steker secara berlebihan,” ujar Bayu.

Baca: Jelang Pendaftaran CPNS 2019, Pemko Banjarmasin Tak Buka Formasi Ini, Daftar di sscasn.bkn.go.id

Baca: Nasib Kasus Hukum Bebby Fey & Atta Halilintar Kini, sang DJ Ungkap Kebingungan pada Uya Kuya

Baca: Mendikbud Jadi Trending Topic Twitter, Netizen Meras Aneh dan Ingin Nadiem Makarim Buktikan Ini

Baca: Video Syur Mirip Gisella Anastasia Beredar & Viral, Mantan Gading Marten Bawa-bawa Nama Wijin

Bayu menjelaskan, saat pelanggan melakukan penyambungan baru, batas kewenangan PLN meliputi jaringan tegangan rendah, sambungan rumah dan alat pembatas serta pengukur kWh meter.
Selebihnya untuk instalasi di dalam rumah, menjadi kewenangan pelanggan.

“Guna memeriksa kelaikan operasi instalasi listrik di dalam rumah, ada lembaga pemeriksa instalasi listrik yang mengeluarkan sertifikat laik operasi (SLO) yang akan memeriksa dan menyatakan apakah instalasi di dalam sebuah rumah atau bangunan sudah aman dan memenuhi standar instalasi untuk dialiri listrik,” Imbuhnya.

Selain memeriksa kelaikan operasi instalasi listrik sebelum melakukan penyambungan baru, Bayu juga mengajak masyarakat untuk memeriksa instalasi listrik di rumah atau bangunan secara rutin.

“Meskipun telah memiliki setifikat laik operasi atau SLO, masyarakat juga harus secara rutin memeriksa instalasi listrik di rumah dan bangunan yang dimiliki. Karena seiring berjalannya waktu, instalasi listrik dapat mengalami kerusakan ataupun penurunan kualitas. Sehingga perlu dilakukan perbaikan secara berkala guna mengantisipasi kebakaran maupun kecelakan akibat listrik lainnya,” terang dia.

Lebih lanjut, Bayu juga mengimbau masyarakat agar tidak menyalurkan listrik dari atau ke rumah tetangga.

“Kami imbau kepada masyarkat untuk selalu mengutamakan keselamatan dengan menghindari bermain layang-layang di dekat jaringan listrik, dan menghubungi PLN 123 apabila akan menbang pohon yang hampir atau sudah menyentuh jaringan listrik,” katanya.

(banjarmasinpost.co.id/sofyar redhani)

Penulis: Sofyar Redhani
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved