Berita Tabalong

Jaga Sungai Tabalong dari Ilegal Fishing, Warga Desa Hapalah Dirikan Pengawas Malam Hari

Sebagian seda bahkan dilewati oleh sungai Tabalong yang cuup lebar. Dan masih banyak warga yang mencari ikan di sungai Tabalong.

Jaga Sungai Tabalong dari Ilegal Fishing, Warga Desa Hapalah Dirikan Pengawas Malam Hari
Banjarmasinporst.co.id/reni kurniawati
Desa Hapalah juga banyak warga yang membudidaya ikan menggunakan aliran sungai Tabalong 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Kabupaten Tabalong memiliki banyak anak sungai yang masih aliran dari sungai besar yaitu Sungai Tabalong.

Sebagian seda bahkan dilewati oleh sungai Tabalong yang cuup lebar. Dan masih banyak warga yang mencari ikan di sungai Tabalong.

Salah satu desa yang dilintasi sungai Tabalong adalah Desa Hapalah, di Desa Hapalah juga banyak warga yang membudidaya ikan menggunakan aliran sungai Tabalong. Tak Heran jika banyak petani iikan sekaligus nelayan yang ada di Desa ini.

Para petani ikan memiliki keramba dari kayu yang berada di sungai Tabaling. Keramba tersebut digunakan untuk memelihara ikan dan bisa diangkat ke atas saat panen atau tidak digunakan.

Kepala Desa Hapalah Nurdin mengatakan sebagian besar warganya adalah petani ikan jenis bawal yang bukan hanya dijual di Tabalong namun juga ke luar daerah.

Baca: PTUN Tolak Gugatan Walhi Terhadap PT MCM di Kabupaten HST, Ajukan Kasasi ke MA, Save Meratus!

Baca: Gisella Anastasia Lihat Video Syur yang Mirip Eks Istri Gading Marten, Nonton Bareng Wijaya Saputra?

Baca: Bisnis Startup Terus Dikembangkan Milenial Banjarmasin, Raup Omzet Rp 10 Juta Per Bulan

Selain warga yang memelihara ikan juga banyak warga yang mencari ikan untuk menangkap ikan sungai seperti sepat dan gabus. Di Desa Hapalah masih banyak terdapat ikan sungai.

Pihaknya selalu melakukan sosialisasi untuk warga untuk tidak melakukan penangkapan ikan dengan ilegal fishing yaitu menggunakan penyetruman.

Pihak desa bahkan mendirikan pengawas desa untuk menjaga jika malam hari ada nelayan dari luar daerah yang melakukan penangkapan ikan di kawasan sungai Desa Hapalah yang menggunakan penyetruman.

“Warga sendiri telah disosialisasi, kami langsung meminta nelayan yang menggunakan alat setrum untuk tidak menangkap ikan lagi jika lewat peringatan tetap saja maka dilaporkan ke kepolisian,” uajr Nurdin. Banjarmasinpost.co.id/Reni Kurniawati

Penulis: Reni Kurnia Wati
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved