Berita Kalteng

Jalan Lempeng Beton Pangkalanbun-Kolam Desember ini Diresmikan, Jarak ke Sukamara Lebih Pendek

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalimantan Tengah terus menggenjot pembangunan jalan lempeng beton atau Pile Slab sejauh tiga kilometer

Jalan Lempeng Beton Pangkalanbun-Kolam Desember ini Diresmikan, Jarak ke Sukamara Lebih Pendek
tribunkalteng.co/fathurahman
Pembangunan Jalan Lempeng Beton Pangkalanbun menuju Kotawaringin Lama (Kolam) hingga, Rabu (23/10/2019) terus di genjot. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PANGAKALANBUN - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalimantan Tengah terus menggenjot pembangunan jalan lempeng beton atau Pile Slab sejauh tiga kilometer yang menghubungkan Pangkalanbun-Kotawaringin lama.

Pembangunan jalan dengan konstruksi lempeng beton menggunakan pondasi tersebut, karena jalan tersebut rawan terendam luapan air sungai, terutama ketika musim penghujan tiba, sehingga sangat mengganggu perjalanan dari Pangkalanbun menuju Kabupaten Sukamara atau menuju Kalimantan Barat.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah , akhirnya membangun jalan lempeng beton berpondasi atau Pile Slab, agar kendaraan yang lewat jalan tersebut, tidak terganggu banjir.

Baca: Penyebab Susi Pudjiastuti Tak Masuk di Susunan Kabinet Jokowi Jilid II Ini? Bu Susi Trending Twitter

Baca: Haris Azhar Sebut Prabowo dan Jokowi Sama-sama Tak Punya Perhatian soal HAM

Baca: Video Syur Mirip Gisella Anastasia Beredar & Viral, Mantan Gading Marten Bawa-bawa Nama Wijin

Sugiarto, salah seorang sopir travel, Sampit-Pangkalanbun- Sukamara, Rabu (23/10/2019), mengatakan, jalan penghubung Pangkalanbun-Kolam masih di bangun oleh PUPR dan hampir selesai.

"Kami masih lewat memutar Simpang Runtu, untuk ke Sukamara, karena pembangunan Pile Slab masih berjalan," ujarnya.

Dia mengatakan, pembangunan jalan lempeng beton, tersebut, bila tuntas dikerjakan, maka akan mampu memperpendek jarak perjalanan dari Pangkalanbun menuju Sukamara, yang hanya berjarak sekitar satu jam setengah.

"Kalo mutar lewat Simpang Runtu, bisa sampai tiga jam baru sampai, seperti saat ini, karena jalan belum selesai di bangun terpaksa kami memutar," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Kalteng, Salahuddin, mengatakan, pembangunan Pile Slab tersebut, hingga saat ini telah mencapai 90 persen diperkirakan Desember 2019 sudah selesai dan diresmikan, sehingga Bulan Januari 2020 jalan lempeng beton tersebut sudah operasional.

"Ketika jalan Pile Slab tersebut, selesai dibangun, akan sangat mempermudah perjalanan dari Pangkalanbun ke Sukamara tembus satu setengah jam saja dan kendaraan yang lewat jalan tersebut tidak akan terganggu, dengan genangan air," ujarnya.

banjarmasinpost.co.id / faturahman

Penulis: Fathurahman
Editor: Edinayanti
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved