Berita Tanahbumbu

Lahan Terbakar di Tanahbumbu Seluas 700 Ha, BPBD Masih Siagakan Personel Subsatgas Karhutla

Menyinggung mengenai dampak karhutka, luasan lahan terbakar seluas 700 hektare (ha) dan tersebar di beberapa wilayah di Tanahbumbu.

Lahan Terbakar di Tanahbumbu Seluas 700 Ha, BPBD Masih Siagakan Personel Subsatgas Karhutla
Dari BPBD Tapin untuk BPost
Ilusrasi- Kebakaran lahan menggegerkan warga RT 7 Desa Baringin A Kecamatan Candi Laras Selatan (CLS), Kabupaten Tapin, Kamis (10/10/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID,BATULICIN - Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tanahbumbu Eryanto Rais menyatakan, intensitas kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) menurun dratis setelah hujan beberapa kali mengguyur.

Menurut Eryanto kepada banjarmasinpost.co.id, Rabu (23/10/2019). Meski intensitas mulai turun dalam beberapa hari terkahir, karena adanya curah hujan sedang dalam beberapa kali. Namun kejadian karhutla masih berpotensi.

"Kemarin karhutla terjadi di kilometer 9 (Sarigadung) dan Satui. Tapi secara umum turun, karena sebelumnya sehari bisa terjadi tiga sampai empat titik. Sekarang paling satu titik," jelas Eryanto melalui telepon genggamnya.

Masih berpotensi dan adanya kejadian karhutla, Eryanto menegaskan, hingga hari ini masih menyiagakan tim penanganan dan penanggulangan karhutla yang tergabung dalam Subsatgas.

Baca: 5 Manfaat Lip Balm Selain untuk Pelembab Bibir, Juga berfungsi untuk Hapus Maskara Hingga Make Up

Baca: Video Mesum Mirip Gisella Anastasia Beredar & Viral, Mantan Gading Marten Bawa-bawa Nama Wijin

Baca: Pelaku Penyebar Video Mesum Mirip Gisella Anastasia Diburu, Eks Gading Marten Ambil Langkah Ini

Baca: Bukti Kuat Kebohongan Medina Zein Disentil Zaskia Sungkar Soal Irwansyah Dituduh Gelapkan Rp 2 M

Baca: Penyebab Susi Pudjiastuti Tak Masuk Susunan Kabinet Indonesia Maju Ini? Bu Susi Trending Twitter

"Personel subsatgas tetap siaga. Karena dalam subsatgas ini kan berakhir pada akhir bulan Oktober. Posko dan petugasnya tetap stanbai," terangnya.

Kecuali untuk status tanggap darurat sudah berakhir, karena status itu hanya berlaku selama 14 hari.

Menyinggung mengenai dampak karhutka, luasan lahan terbakar seluas 700 hektare (ha) dan tersebar di beberapa wilayah di Tanahbumbu.

"Untuk jumlah kejadiannya sebanyak 198 kali kejadian," pungkas Eryanto.

Pantauan banjarmasinpost.co.id, di lapangan, dari ratusan hektare luas lahan terbakar. Sebagian besar terjadi di kawasan jalan lingkar 30 dan kawasan Gunung Tinggi.

Lahan terbakar cukup luas di dua kawasan itu, kebanyakan adalah lahan kosong yang relatif jauh dari permukiman warga dan fasilitas umum lainnya.

BANJARMASINPOST.co.id/helriansyah

Penulis: Herliansyah
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved