Berita Kabupaten Banjar

Demi Tampil Maksimal Dihari Santri 2019, Ponpes di Kabupaten Banjar Lakukan Latihan Seperti Ini

Momentum Hari Santri Nasional 2019 memang sekaligus menjadi ajang adu kepiawaian santri. Ini karrna banyak ragam lomba yang digelar.

Demi Tampil Maksimal Dihari Santri 2019, Ponpes di Kabupaten Banjar Lakukan Latihan Seperti Ini
Vieta Purnama
Santri Ponpes Salafiah Hidayatul Muta'alimin kompak dan telah melalukan persiapan matang guna tampil maksimal pada Hari Santri Nasinal 2019 Kabupaten Banjar. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Momentum Hari Santri Nasional 2019 memang sekaligus menjadi ajang adu kepiawaian santri. Ini karrna banyak ragam lomba yang digelar.

Begitu halnya di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan (Kalsel), juga banyak lomba yang dilaksanakan panitia. Di antaranya MTQ, musabaqah qiraatul kutub, khat, pidato Bahasa Arab, syair maulid, dan penilaian stand serta kirab santri.

Belasan pondok pesantren (ponpes) di Banjar mendirikan stand di lokasi Hari Santri Nasional Kabupaten Banjar di Ruang Terbuka Hijau Ratu Zalecha di kawasan Jalan A Yani, Martapura.

Di antaranya yakni Ponpes Salafiah Hidayatul Muta'alimin dari Desa Awangbangkal, Kecamatan Karangintan. Santri dari ponpes ini mengikuti beberapa jenis lomba.

Baca: Gisell Takut Sosok Tercinta Ini Melihat Video Mesum Mirip Dirinya, Bukan Gading Marten atau Wijin

Baca: LEZATNYA Kebab Diopen House Royal Woodpark Residences di Kawasan Aston Hotel, Catat Tanggalnya!

Baca: Dipaksa Berhubungan Badan Tak Mau, Paman di Kalteng Habisi Ponakan, Ika Sempat Meronta Minta Tolong

"Kami ikut lomba festival maulid, kaligrafi, khattil Quran, qiraatul Quran, dan kirab santri," ucap Vieta Purnama, keluarga besar Ponpes Salafiah Hidayatul Muta'alimin, Kamis (24/10/2019).

Vieta mengatakan pihaknya telah melakukan persiapan secara memadai guna tampil maksimal.pada ajang tersebut. "Sekitar sebulan kami latihannya," beber alumni Ponpes Salafiah Hidayatul Muta'alimin ini.

Pihaknya berobsesi bisa meraih prestasi gemilang pada momen Hari Santri Nasional tahun ini. "Kami punya kekompokan yang kuat dan yang kami unggulkan yakni syair maulid," tandas Vieta.

Mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat (ULM) yang juga turut menjaga stand Ponpes Salafiah ini mengatakan grup maulid ponpesnya cukup mumpuni. "Santri di tempat kami memiliki suara emas dan ahli memainkan tarbang," pungkasnya.

Kepala Bidang Kebudayaan, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Banjar, Yuana Karta Abidin, mengatakan banyak aspek yang dinilai juri dari penampilan peserta. Antara lain menyangkut keahlian, kekompakan, dan busana.

Hari Santri Nasional 2019 Kabupaten Banjar dibuka sejak dua hari lalu dan akan ditutup Jumat (25/10/2019). Malam tadi digelar Kirab Santri yang diikuti ribuan peserta.

(banjarmasinpost.co.id/roy)

Penulis: Idda Royani
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved