Ekonomi dan Bisnis

NEWSVIDEO : Pedagang Sentra Antasari Respon Positif Pembayaran Uang Digital Program Bank Indonesia

Erwin Haryono selaku Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran (DKSP) Bank Indonesia beserta rombongan BI mengunjungi Pedagang Sentra Antasari.

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Quick Response Code Indonesia Standard (QRIS) yang merupakan platform pembayaran uang digital yang diluncurkan Bank Indonesia (BI), telah merambah ke pasar tradisional di Banjarmasin yakni Pasar Sentra Antasari.

Erwin Haryono selaku Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran (DKSP) Bank Indonesia beserta rombongan BI lainnya mengunjungi sejumlah pedagang atau merchant yang sudah memiliki QRIS, Jumat (25/10/2019).

Gelaran showcase ini adalah untuk memastikan penggunaan QRIS sebagai platform pembayaran uang digital dapat terimplementasi dan dapat menunjang transaksi jual beli yang ada di pasar tradisional.

Sekitar tujuh merchant dicoba penggunaan QRIS, mulai dari kios tepung dan gula, kios telur dan minyak, toko handphone dan aksesorisnya, serta kios makanan yang ada di kawasan Pasar Sentra Antasari.

Baca: Akhirnya Luna Maya Akui Perselisihan dengan Melaney Ricardo & Edric Tjandra? Geng Mentri Ceria Bubar

Baca: KPw BI Kalsel Kunjungi Pasar Sentra Antasari, Pantau Penggunaan Uang Digital di Pasar Tradisional

Baca: Jadwal Lengkap Babak 8 Besar Liga 2 2019 Ditetapkan, Persiraja Vs Mitra Kukar, Sriwijaya VS Persewar

Baca: Sering Ditabrak Tongkang, Komisi III DPRD Kalsel Akhirnya Kunjungi Jembatan Rumpiang Batola

Erwin Haryono dan tim memastikan transaksi melalui pindai QRIS berjalan baik dan lancar. Para pedagang pun antusias menyambut platform pembayaran dompet digital dari BI.

Husni Kadrin dari Toko Adi N Talu, mengaku senang atas penggunaan QRIS di tokonya. Meskipun baru resmi dipergunakan, Adi sapaan akrabnya berharap bisa meningkatkan omzet penjualan.

"Sangat mudah dan praktis, pembeli tidak perlu bawa uang tunai terutama pembelian dalam jumlah besar. Sehingga sangat memudahkan pembeli dan bagi kami pedagang uang juga langsung masuk ke dompet digital kami," ujarnya kepada Banjarmasinpost.co.id.

Senada, Pemilik Toko Family Cell, Tuti Handayani mengklaim gunakan QRIS sejak dua bulan lalu. Adanya penggunaan platform ini diakuinya disambut baik masyarakat atau costumer yang berbelanja handphone maupun aksesoris dan pulsa di tempatnya.

"Apalagi banyak promo seperti cashback dan lainnya yang membuat pedagang dan pembeli mendapat keuntungan. Terlebih bagi kami tidak perlu repot membuat catatan penjualan sebab sudah ada riwayat transaksi dari pembeli," ujarnya.

Dari semua merchant, transaksi yang dilakukan berhasil namun ada beberapa yang tidak mendapatkan notifikasi pembayaran.

Kepala Divisi Sistem Pembayaran dan Pengelolaan Uang Rupiah KPw BI Provinsi Kalsel, R Bambang Setyo Pambudi menilai hal tersebut bukanlah kendala berarti sebab masih bisa diatasi melalui perbankan.

Baca: Blak-blakan Aurel Tinggalkan Krisdayanti & Kejar Anang Hermansyah ke Ruko Saat Momen Perceraian

Baca: Sinyal BKN Segera Buka Pendaftaran CPNS 2019, Situs Resmi Seleksi di sscasn.bkn.go.id

Baca: Demi Pertahankan Gelar Fornas V, FORMI Kalsel Gelar Seleksi Atlet

"Merchant yang belum mendapatkan notifikasi karena handphone pedagangnya belum di setting oleh pihak perbankan. Prosesnya mudah cukup mendaftarkan nomor handphone saja," ucapnya.

Ditambahkan Bambang Setyo, BI akan terus mendorong penggunaan QRIS di merchant-merchant yang masif agar lebih banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaat dari platform QRIS. (Banjarmasinpost.co.id/Mariana)

Penulis: Mariana
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved