Banjarbaru Pemenang 2019

Peserta Pelatihan Kerajinan Sasirangan Diingatkan Bahaya Zat Pewarna Kimia

Pelatihan menyirang kain sasirangan dan dampak kesehatannya bagi para penyirang di Sekretariat Koperasi Mawar Cempaka Jaya Kelurahan Cempaka

Peserta Pelatihan Kerajinan Sasirangan Diingatkan Bahaya Zat Pewarna Kimia
Humas Pemko Banjarbaru
Ketua TP PKK Banjarbaru Hj Ririen Nadjmi Adhani saat meninjau Pelatihan cara menyirang kain sasirangan 

BANJARMASIN POST.CO.ID, BANJARBARU-Ketua TP PKK Kota Banjarbaru Hj Ririen Nadjmi Adhani di dampingi Kepala Dinas Koperasi UKM dan Tenaga Kerja Kota Banjarbaru Muhammad Rustam menghadiri sekaligus membuka kegiatan pelatihan menyirang kain sasirangan dan dampak kesehatannya bagi para penyirang.

Kegiatan yang dilaksanakan di Sekretariat Koperasi Mawar Cempaka Jaya Kelurahan Cempaka Kecamatan Cempaka Banjarbaru, Kamis, (24/10/2019) juga dihadiri Kepala Bidang kesehatan Masyarakat Rusmadi, Ketua TP PKK Kelurahan se Kecamatan Cempaka dan peserta pelatihan menyirang.

Kepala Dinas Koperasi UKM dan Tenaga Kerja Kota Banjarbaru Muhammad Rustam menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Banjarbaru sedang giat-giatnya mempromosikan 3F yaitu Food, Fashion dan Fun.

Dikatakannya, di wilayah Cempaka ini semuanya ada baik itu Food, Fashion ataupun Fun. Sekarang para pengrajin masih banyak yang menggunakan bahan-bahan kimia dalam menyirang kain sasirangan.

Karena itulah kegiatan ini sangat penting bagi para pengrajin agar mereka dapat memahami dan mengerti tentang bahayanya zat kimia yang dipakai jika kita tidak memakai kelengkapan seperti sepatu bot, sarung tangan, masker, tutup kepala dan lainnya.

Zat kimia juga tidak baik bagi lingkungan, dampaknya mungkin baru bisa dirasakan lima sampai 10 tahun kedepan.

"Karena itu alangkah baiknya kita menggunakan pewarna alam saja, dan itu ramah lingkungan serta kita juga bisa menjaga kesehatan para pengrajin sasirangan saat menyirang," pesannya.

Ketua TP PKK Kota Banjarbaru Hj Ririen Nadjmi Adhani menyampaikan bahwa kain sasirangan juga telah berkembang menjadi berbagai macam produk fashion.

"Seiring dengan semakin berkembangnya kreatifitas pengrajin dan para desainer, saat ini sasirangan telah memiliki berbagai macam motif. Dalam proses pembuatan kain sasirangan, tentu tidak lepas dari proses pewarnaan," katanya.

Menurutnya, proses pewarnaan kain sasirangan yang di produksi di kota banjarbaru masih banyak menggunakan zat pewarna sintetis, karena memang memiliki banyak keunggulan, seperti jenis warna beragam, ketersediaan terjamin, warna yang dihasilkan tajam, mudah diperoleh, murah, ekonomis, dan mudah digunakan.

Halaman
12
Penulis: Aprianto
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved