Bunda, Jangan Biarkan Bila Buah Hati Mengalami 4 Gejala ini, Bisa Jadi Tanda Anak Terlambat Bicara

Balita memang biasanya akan mulai 'cerewet' ketika masuk usia 2 tahun, dimana ia mulai belajar bahasa serta struktur kata, sehingga kemampuan

Bunda, Jangan Biarkan Bila Buah Hati Mengalami 4 Gejala ini, Bisa Jadi Tanda Anak Terlambat Bicara
Nakita.grid.id
Ilustrasi 

BANJARMASINPPOST.CO.ID - Anak yang riang, penuh tawa dan senang bercerita tentu merupakan dambaan semua orangtua.

Balita memang biasanya akan mulai 'cerewet' ketika masuk usia 2 tahun, dimana ia mulai belajar bahasa serta struktur kata, sehingga kemampuan berbicaranya akan semakin halus dan jelas.

Tapi bagaimana ya kalau si kecil sudah berumur 2 tahun namun belum cerewet juga, apakah itu termasuk tanda anak terlambat bicara? Sebenarnya tak ada patokan usia untuk perkembangan linguistik balita, karena setiap anak memang memiliki tahap perkembangan yang berbeda.

Namun untuk mengetahui apakah si kecil termasuk anak yang terlambat bicara, ada beberapa tanda yang bisa dilihat:

1. Jarang Mengeluarkan Suara

Sejak berusia 9 bulan, anak pada umunya sudah bisa mengeluarkan beberapa suara seperti mama atau papa untuk memanggil kedua orangtuanya.

Dan di atas usia 12 bulan, dia biasanya sudah dapat mengidentifikasi beberapa objek benda yang ada di sekitarnya.

Kedua hal ini biasanya akan memancing balita untuk berbicara dan mengeluarkan suara, dengan maksud bertanya atau meminta.

Kalau si kecil masih sangat jarang mengeluarkan suara saat berumur 12 bulan, itu tandanya dia kurang diberikan stimulasi untuk berbicara.

Orangtua bisa lebih sering mengajak si kecil mengobrol, dengan cara bercerita atau memberikan pertanyaan serta meminta pendapat untuk merangsangnya berbicara.

Halaman
1234
Editor: Edinayanti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved