Hasil Penelitian Perusahaan Pemasaran Online Ungkap Barang Palsu Merk ini Paling Banyak Dicari

Tengoklah instagram, maka kamu akan menemukan beragam brand dijual murah karena merupakan barang fake, alias kw, alias palsu.

Hasil Penelitian Perusahaan Pemasaran Online Ungkap Barang Palsu Merk ini Paling Banyak Dicari
Highsnobiety / Edward Chiu
Supreme Tea 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Sudah bukan rahasia bahwa barang palsu dari berbagai merek sangat banyak ditemukan di pasar.

Tengoklah instagram, maka kamu akan menemukan beragam brand dijual murah karena merupakan barang fake, alias kw, alias palsu.

Merek seperti Onitsuka Tiger, Vans, adidas, Nike, hingga Gucci dan Louis Vuitton dengan mudah didapatkan tanpa harus membayar mahal.

Dari yang sangat mirip aslinya, hingga yang sangat buruk kualitasnya ada.

Baca: Identitas Artis Kepergok Main di Hotel Kasus Prostitusi Online Artis Setelah Kasus Vanessa Angel

Baca: Gara-gara Ayu Ting Ting Ratu Settingan Bella Sophie Kembali Muncul, Mantan Istri Enji Puji ini

Baca: VIRAL VIDEO Gubernur Jateng Ganjar Dimarahi Warga Beredar di Media Sosial, Ganjar: Masya Alloh!

Namun tahukah kamu, merek apa yang paling sering dicari palsunya oleh mereka yang ingin tampil keren namun tidak malu mengenakan barang palsu? Menurut penelitian dari perusahaan pemasaran online SEMrush, produk palsu paling banyak dicari adalah Supreme.

Penelitian ini merinci bahwa merek-merek streetwear menjadi barang yang paling banyak dicari produk palsunya, baik secara global maupun di AS, dengan rata-rata 29.000 pencarian per bulan.

Ini adalah kali ketiga dari laporan yang sama yang dilakukan oleh SEMrush, dan setiap kali Supreme muncul di puncak.

"Untuk ketiga kalinya berturut-turut, data SEMrush menunjukkan bahwa merek pakaian palsu dan replika yang paling dicari, baik secara global maupun di AS, adalah Supreme," kata juru bicara SEMrush Jana Garanko dalam sebuah pernyataan.

Garanko mengatakan bahwa laporan itu membuktikan masih banyak orang yang ingin memakai merek terkenal tapi lebih suka barang palsu dibanding merek alternatif lain yang lebih terjangkau.

"Delapan dari 15 merek palsu yang paling dicari adalah barang-barang desainer, tiga di antaranya adalah arloji," kata Garanko dalam pernyataan yang sama.

Halaman
12
Editor: Edinayanti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved