Ekonomi dan Bisnis

OJK Tetapkan Bank Sulselbar Menjadi Bank Devisa, Buka Peluang Investasi

OJK RI menyerahkan SK kepada Bank Sulselbar untuk menjadi bank devisi. Artinya semua kegiatan usaha perbankan dalam valuta asing bisa dilakukan.

OJK Tetapkan Bank Sulselbar Menjadi Bank Devisa, Buka Peluang Investasi
HO/OJK
OJK RI menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepada Bank Sulselbar, untuk kegiatan usaha dalam valuta asing. SK ini diterima Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Prof HM Nurdin Abdullah, di Hotel Aston, Makassar, Sabtu, 26 Oktober 2019.(dok. Pemprov Sulsel) 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Bank Sulselbar menjadi bank devisi setelah Otoritas Jasa Keuangan (OJK) RI menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepada Bank Sulselbar untuk menjadi bank devisi.

Dilansir dari Kompas.com, artinya semua kegiatan usaha perbankan dalam valuta asing bisa dilakukan Bank Sulselbar.

Gubernur Sulawesi Selatan ( Sulsel) Nurdin Abdullah lewat rilis yang diterima Kompas.com, Sabtu (26/10/2019) menjelaskan alasan dibalik keluarnya SK tersebut.

Menurutnya selama ini ada banyak investor yang berminat membangun kerja sama dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel. Namun, hampir semua investasi menggunakan mata uang asing.

Baca: Kode Kabinet Jokowi Jelang Pelantikan Presiden & Wapres, Ahok Masuk Bursa, Veronica Tan di Medan?

Baca: Mahasiswa Banjar Ini Ramaikan Bursa BPD Bumi Barakat, Ini Tujuannya

Maka dari itu, untuk mendapatkan hasil dari investasi tersebut, Bank Sulselbar disarankan beralih menjadi bank devisa.

"Investasi itu dalam bentuk mata uang asing. Kalau tidak ada bank devisa jadi susah. Bayangkan, orang berbondong-bondong melakukan investasi ke sini, dia (Bank Sulselbar) enggak kecipratan apa-apa," kata Nurdin. 

Itulah mengapa Nurdin mendorong agar Bank Pembangunan Daerah (BPD) Sulselbar dapat beralih menjadi bank devisa.

"Kami mendorong bank ini menjadi bank devisa karena kami berharap, seluruh investasi di Sulsel, BPD juga kecipratan," terangnya.

Dengan dijadikan Bank Sulselbar sebagai bank devisa, kata Nurdin, maka semua perizinan yang panjang dapat menjadi lebih sederhana.

"Semua perizinan yang panjang kami sederhanakan, dan kami jadikan daerah ini Sulawesi Selatan (Sulsel) yang melayani," ujar Nurdin.

Penulis Hotria Mariana/Kompas

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Banyak Transaksi Valuta Asing, Bank Sulselbar Resmi Jadi Bank Devisa", 

Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved