Berita HST

Satreskrim Kesulitan Identifikasi Temuan Tengkorak di Sungai Karukan Desa Sungai Buluh HST

Tengkorak dan tulang kaki yang ditemukan Sungai Karukan Hutan Awang Mahang Desa Sungai Buluh Labuan Amas Utara belum juga dapat diidentifikasi.

Istimewa/Satreskrim Polres HSU
Tulang Tengkorak yang ditemukan di Sungai Karukan Desa Sungai Buluh 

"Desa kami memang berbatasan dengan Desa Kayu Rabah," jelasnya.

Sekadar diketahui, tengkorak dan tulang kaki ditemukan pada Minggu (20/10/2019) pukul 18.30 Wita. 

Penemuan ini pertama kali ditemukan oleh Humaidi dan Ahmad Muzakir. Tengkorak dibawa ke Desa Kayu Rabah Kecamatan Pandawan.

Baca: Lama Tak Dimanfaatkan, Begini Konsep yang Akan Dibangun di Lokasi Eks Pasar Lama

Baca: Sempat Lolos Audisi LIDA hingga Jakarta, Mahasiswa Sendratasik ULM ini Kembali Ikut Audisi LIDA 2020

Baca: Bobol Server Perusahaan AS, Hacker Asal Sleman Ini Ternyata Hanya Lulusan SMA, Raup Rp 31,5 Miliar

Penemuan berawal saat Humaidi dan Ahmad Muzakir ingin mencari ikan di Hutan Sungai Awang Mahang Desa Sungai Buluh.

Saat melintas di Sungai Karukan Kecil, Humaidi melihat adanya tulang tengkorang dan tulang di pinggir sungai.

Melihat kejadian tersebut Humaidi lalu membawa tulang belulang tersebut ke halaman rumahnya di Desa Kayu Rabah Kecamatan Pandawan.  (Banjarmasinpost.co.id/Eka  Pertiwi)

Penulis: Eka Pertiwi
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved