Berita Tapin

Wakil Ketua PKK Tapin Berharap MIN 2 Tapin Wakili Kalsel

Ekspektasi menuju lomba tingkat nasional diutarakan Kepala MIN 2 Tapin, Hj Aina Wa'dah saat sekolahnya mewakili Kabupaten Tapin berlomba tingkat

Wakil Ketua PKK Tapin Berharap MIN 2 Tapin Wakili Kalsel
banjarmasinpost.co.id/mukhtar wahid
Tim penilai lomba sekolah sehat tingkat Provinsi Kalsel meninjau MIN 2 Tapin perwakilan lomba sekolah sehat Kabupaten Tapin di Desa Banua Halat Kiri, Kecamatan Tapin Utara, Sabtu (26_10_2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Ekspektasi menuju lomba tingkat nasional diutarakan Kepala MIN 2 Tapin, Hj Aina Wa'dah saat sekolahnya mewakili Kabupaten Tapin berlomba tingkat Provinsi Kalimantan Selatan.

Ia berharap hasil dari kunjungan tim penilai sekolah sehat dari Provinsi Kalsel membawa kebaikan bagi warga di sekolahnya.

"Tentu harapan saya juga dapat mewakili Kalsel ke tingkat Nasional," katanya kepada reporter Banjarmasinpost.co.id, Sabtu (26/10/2019).

Hj Aina Wa'dah mengaku persiapan menghadapi lomba sekolah sehat tidak sedikit pengorbanan secara materi dan material agar mewakili Kabupaten Tapin berlomba di tingkat Provinsi Kalsel.

Baca: Tak Berkutik Syahrini Disindir Hotman Paris di Depan Aisyahrani, Teriak Istri Reino Barack

Baca: Artis Jakarta Kembali Diciduk Polda Jatim Atas Kasus Prostitusi Online Setelah Vanessa Angel

Baca: 3 Aib Ashanty Dibongkar Anang Hermansyah, Bau Ibu Sambung Aurel & Azriel Buat Acara Bubar

"Semua itu karena kerjasama para guru. Kami membagi tugas guru ada yang menangani UKS, tanaman obat sekolah, kolam dan kantin. Terutama nanti sekolah itu binaan dari Puskesmas Tapin Utara," katanya.

Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Tapin, Hj Mustaidah Syafrudin Noor mengaku bersyukur, tim penilai sekolah sehat dari Provinsi Kalsel seperti memberi harapan.

"Dari keterangan tim penilai sekolah sehat, empat sekolah yang sudah dikunjungi. Kondisi MIN 2 Tapin lebih baik persiapannya. Semoga mewakili Kalsel ke tingkat Nasional," harapnya.

Beberapa evaluasi yang disampaikan tim penilai diantaranya, berharap perilaku hidup bersih dan sehat warga MIN 2 Tapin dipertahankan.

Kemudian ketersediaan tempat sampah di dekat toilet dan ruang kelas dilengkapi jika terpilih mewakili Kalsel berlomba di tingkat nasional.

Kemudian jarak kantin dengan toilet sekolah dinilai cukup jauh dan tidak berhadapan secara langsung dengan ruang kantin sekolah. Hanya tim berharap menu yang disajikan kepada para siswa adalah menu berbahan lokal.

Tim penilai juga berharap siswa MIN 2 Tapin diharapkan mampu memilah saat membuang sampah ke tempat sampah, mana sampah organik dan sampah bukan organik.

Selain itu, sanitasi dan saluran air limbah usai kegiatan air cuci tangan warga MIN 2 Tapin, kedepannya dibuatkan tempat penyerapan air dan air limbah itu diolah untuk menyiram tanaman obat di sekolah.

Surat edaran, perlu diterbitkan pihak sekolah agar warga MIN 2 Tapin tidak selalu ketergantungan atau berlebihan menggunakan bahan plastik.

(banjarmasinpost.co.id/ mukhtar wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved