Kabinet Jokowi Jilid II

Dinilai Cacat Adiminstrasi, Idham Azis Dinilai Pilihan Paling Tepat Gantikan Tito Sebagai Kapolri

Pencalonan Komjen Idham Azis sebagai Kapolri dinilai cacat administrasi karena masa bakti atau tugasnya di kepolisian kurang dari dua tahun.

Dinilai Cacat Adiminstrasi, Idham Azis Dinilai Pilihan Paling Tepat Gantikan Tito Sebagai Kapolri
(Danang Triatmojo)
Komjen Pol Idham Aziz 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Pencalonan Komjen Idham Azis sebagai Kapolri dinilai cacat administrasi karena masa bakti atau tugasnya di kepolisian kurang dari dua tahun.

Dilansir dari Tribunnews.com, mantan penasihat Kapolri periode 2003-2017 Kastorius Sinaga menegaskan, pencalonan Komjen Idham Azis sebagai Kapolri sudah sesuai dengan UU Nomor 2 Tahun 2002 Tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).

Hal ini disampaikan Kastorius menanggapi adanya penolakan atas pencalonan Komjen Idham Azis sebagai Kapolri karena masa tugasnya di kepolisian kurang dari dua tahun.

"Kurang tepat dan bahkan sesat bila menyebut pencalonan Idham cacat administrasi mengingat masa bakti Idham Azis yang kurang lebih tinggal 1,5 tahun. Argumen itu menyesatkan, mengada-ada dan muncul akibat kegagalan memahami UU tentang Kepolisian," ujar Katorius kepada Tribunnews.com, Minggu (27/10/2019).


Komjen Pol Idham Aziz (Danang Triatmojo)

Dalam UU Nomor 2/2002, khususnya pasal 11 (6) tentang pencalonan Kapolri, Kastorius mengatakan, sama sekali tidak menyebut sisa minimal masa dinas aktif seorang calon Kapolri.

Baca: Tito Karnavian Mendagri, Kabag Reskrim Komjen Idham Azis Dikabarkan Jadi Kapolri

Dia mengutip Ayat 6 pasal 11 UU Nomor 2 /2002 menyebutkan bahwa pencalonan Kapolri berasal dari Perwira Tinggi Polri yang “masih aktif” dengan memperhatikan jenjang pangkat dan jenjang karier.

"Atas pasal ini, Komjen Idham Azis sangat memenuhi syarat sebagai calon Kapolri karena Idham Azis masih aktif dan jauh dari usia pensiun," tegas Kastorius.

Bahkan Pasal 30 UU Nomor 2/2002, kata dia, memungkinkan Presiden Jokowi memperpanjang masa tugas Idham Azis Kelak di tahun 2021 di saat yang bersangkutan memasuki masa pensiun.

"Itu bisa dilakukan bila dinilai berprestasi dan dibutuhkan sesuai tantangan yang ada," jelasnya.

Menurut dia, Pasal 30 ayat 2 UU Nomor 2/2002 tentang Kepolisian Negara RI membuka peluang perpanjangan masa aktif anggota Polri dua tahun dari usia 58 menjadi 60 tahun.

Halaman
1234
Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved