Berita tapin

Sebagian Pagar Pengamannya Lenyap, Jembatan Gantung di Desa Lumburaya Rantau Bahayakan Warga

Keberadaan jembatan gantung yang membelah sungai Tapindi Desa Lumburaya Rantau kondisinya sangat memprihatinkan.

Sebagian Pagar Pengamannya Lenyap, Jembatan Gantung di Desa Lumburaya Rantau Bahayakan Warga
mukhtar wahid
inilah penampakan jembatan gantung akses alternatif warga Desa Limburaya, Kecamatan Tapin Utara menuju Desa Banua Halat Kiri yang kondisinya memprihatinkan dan membahayakan, Minggu (27/10/2019) 

Menurutnya setiap pagi, siswa SD Rantau Kanan, SMPN 2 Rantau dan SMKN 1 Rantau dari Desa Lumburaya melintas di jembatan gantung tersebut.

"Kalau melalui jembatan di Desa Perintis Raya terlalu jauh. Warga lebih dekat melintas melalui jembatan gantung," katanya.

Dewan Segera Bahas

Keberadaan jembatan gantung yang dikeluhkan warga di Desa Lumburaya, Kecamatan Tapin Utara akan dibicarakan anggota Komisi III DPRD Kabupaten Tapin, H Zainal Helmi Noor.

H Zainal Helmi Noor yang merupakan kader terbaik Partai Keadilan Sejahtera Kabupaten Tapin ini mengaku alat kelengkapan dewan memang belum melaksanakan rapat dengan mitra kerja.

Baca: Bocoran Formasi CPNS di Batola Tersebar, Hanya Akan Menerima 144 formasi, Pemprov Belum Merinci

Baca: Tak Masuk Kabinet Indonesia Maju, Ignasius Jonan Akan Lakukan Ini dengan Susi Pudjiastuti

Baca: LINK Mola TV! Live Streaming TV Online Liverpool vs Tottenham Hotspur Liga Inggris, Tak Live TVRI

"Adanya keluhan warga terkait kondisi jembatan gantung itu akan kami sampaikan dengan anggota Komisi. Terima kasih atas informasinya.

Mungkin juga nanti dalam pemandangan umum fraksi akan kami sampaikan," kata anggota Fraksi Gerakan Amanat Keadilan Sejahtera Indonesia Raya (Gamkesira) DPRD Kabupaten Tapin. (banjarmasinpost.co.id/ mukhtar wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved