Ekonomi dan Bisnis

Batik Air Berencana Buka Rute ke Australia dan China, Sebut Manado dan Bali Jadi Daya Tarik

Antisipasi meningkatkan permintaan penumpang, Maskapai Batik Air berencana membuka rute penerbangan ke Australia dan China.

Batik Air Berencana Buka Rute ke Australia dan China, Sebut Manado dan Bali Jadi Daya Tarik
tribunkalteng.co/fathurahman
Pesawat udara berbadan besar Batik Air yang baru beroperasi beberapa bulan di Bandara Tjilik Riwut, Palangkaraya, memilih istirahat karena minim penumpang 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Antisipasi meningkatkan permintaan penumpang, Maskapai Batik Air berencana membuka rute penerbangan ke Australia dan China.

Pembukaan rute internasional itu dilakukan guna memenuhi permintaan pasar dari kedua negara tersebut, khususnya wisatawan untuk melancong ke Indonesia.

“Kita sudah apply untuk rute ke Australia. Tanggal 6 Desember (2019) kita buka rute untuk ke Taipei (Taiwan), tapi menggunakan pesawat narrow body A 320,” ujar Direktur Utama Batik Air, Capt Achmad Luthfie di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Senin (28/10/2019).

Untuk rute ke Australia, lanjut Achmad, rute yang akan dibuka Batik Air, yakni Sydney, Brisbane dan Melbourne. Sedangkan untuk ke China, rute yang akan dibuka adalah Beijing, Wuhan dan Nanjing.

Baca: Hanya Berjarak 2,7 Km, Penerbangan Antara Dua Pulau di Skotlandia ini Memakan Waktu 80 Detik

Baca: Pengganti Susi Pudjiastuti, Menteri KKP Edhy Prabowo Minta Nelayan Jadikan Dirinya Tempat Mengadu

Nantinya, untuk melayani penerbangan ke Australia dan China akan menggunakan pesawat berbadan lebar (wide body) Airbus 330-300 CEO.

“Kita juga tidak menutup kemungkinan (membuka rute penerbangan) ke negara Asia lainnya,” kata Achmad.

Sementara itu, Presiden Direktur Lion Air Group Edward Sirait menambahkan, wisatawan dari China dan Australia banyak yang tertarik berkunjung ke Bali dan Manado.

Untuk menjawab permintaan pasar tersebut, pihaknya membuka rute penerbangannya.

“Pasar China itu luar biasa. Kalau Australia wisatawan banyak ke Bali,” kata Edward.

Dilansir dari laman resmi Airbus, pesawat Airbus seri A 330 menawarkan efisiensi biaya operasional per kursi (operating cost per seat) dibandingkan dengan kompetitornya. Pesawat ini nyaman digunakan baik untuk rute penerbangan jarak dekat (short haul) maupun jarak jauh (long haul).

Pesawat ini dapat mengakomodir antara 250 hingga 290 penumpang dalam kabin berkonfigurasi tiga kelas.

Penulis Akhdi Martin Pratama/Kompas

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Batik Air Berencana Buka Penerbangan ke Australia dan China",

Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved