Peredaran Sabu dari Lapas

Edarkan Narkoba dari Lapas, Napi Bertindak sebagai Operator, Masih Ada Bandar yang Misterius

Adanya penghuni lapas yang berbisnis narkoba tidak ditampik oleh Dirnarkoba Polda Kalsel Kombes Wisnu Widarto.

Edarkan Narkoba dari Lapas, Napi Bertindak sebagai Operator, Masih Ada Bandar yang Misterius
BPost Cetak
BPost edisi cetak Senin (28/10/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Adanya penghuni lapas yang berbisnis narkoba tidak ditampik oleh Dirnarkoba Polda Kalsel Kombes Wisnu Widarto.

Wisnu mengatakan pihaknya kerap mengamankan warga binaan atau penghuni lembaga permasyarakatan karena terlibat peredaran narkoba.

“Ini tak hanya terjadi di Kalsel, di daerah lain di Indonesia juga terjadi demikian. Pengendalian yang dilakukan para napi ini dengan modus tertutup dan kerap menggunakan ponsel,” ujarnya, kemarin.

Menurut Wisnu, tidak mudah mematikan bisnis narkoba yang melibat orang dalam lapas.

Itu karena para napi itu hanya sebagai operator.

Baca: Nama Amat Ledong Mencuat dari Pengakuan Dua Tersangka Pengedar Sabu yang Kini Diamankan Polisi

Baca: Gelagapan Barbie Kumalasari Disodori Alat Deteksi Kebohongan, Istri Galih Ginanjar Terbukti Dusta?

Baca: Ayah Nikita Mirzani Diakui Direktur Krakatau Steel, Sajad Ukra Malah Ungkap Fakta Tak Terduga

Baca: Kabar Keguguran Syahrini Akhirnya Dijawab Istri Reino Barack, Kakak Aisyahrani Pasrah

Masih ada bandar yang berada di atasnya.

“Jaringannya pun terputus. Misal oknum napi sebagai operator atau pengendali ditangkap, dia tidak bisa menyebutkan orang yang di atasnya. Karena jaringannya di atasnya terputus, mereka tak kenal dengan orang yang di atasnya," ujarnya.

Selain itu, kata Wisnu, orang yang berada di atas para operator ini tidak pernah menggunakan nama aslinya.

“Kerap di ponsel tertulis MR M, Amang dan lainnya,” ujarnya.

Pembayaran terhadap para operator, Wisnu mengatakan bisa menggunakan rekening (ATM).

Halaman
12
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved