Berita Kalteng

Hujan Lebat Guyur Kapuas, Dua Desa di Kecamatan Mandau Talawang Dilanda Banjir

Banjir rendam ratusan rumah warga di Kecamatan Mandau Talawang, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah (Kalteng).

Dari BPBD Kapuas untuk BPost
Banjir rendam dua desa di Kecamatan Mandau Talawang, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah (Kalteng) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KUALAKAPUAS - Banjir rendam ratusan rumah warga di Kecamatan Mandau Talawang, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah (Kalteng) sejak akhir pekan tadi.

Data diperoleh dari Pusdalops-PB BPBD Kabupaten Kapuas, Senin (28/10/2019), ada dua desa yang teredam banjir, yakni Desa Jakatan Masaha dan Desa Sei Pinang.

Akibat kejadian tersebut jalan umum desa, pemukiman warga dan fasilitas umum tergenang sampai dengan terendam.

Sebanyak 89 unit rumah, satu rumah ibadah, kantor desa dan satu sekolah terendam banjir di Desa Jakatan Masaha, dengan 89 KK terdampak banjir.

Baca: Kemenpan Janjikan Tambahan Formasi CPNS dan PPPK Tanahbumbu Tahun 2020, Tanahbumbu Dapat 145 Formasi

Baca: Warga Tabu Darat Hilir LAS HST Tewas Dipatuk Ular Saat Mencari Ikan, Ada Bekas Gigitan di Tangan

Baca: Live Mola TV! Jadwal Babak Keempat Carabao Cup Pekan Ini, Chelsea vs MU, Liverpool vs Arsenal

Baca: Warga Martapura Menderita Tumor, Badan Syaifullah Makin Kurus Sementara Perut Terus Membesar

Lalu, di Desa Sei Pinang, sebanyak 286 unit rumah tergenang dengan 316 KK yang terdampak banjir tersebut.

Sebagian warga ada yang mengungsi ke daerah yang lebih tinggi. Namun banyak juga yang masih tetap bertahan di rumahnya.

Informasi banjir tersebut tentunya telah ditindaklanjuti pihak terkait yang langsung ambil langkah di lapangan.

BPBD Kabupaten Kapuas pun terus berkoordinasi dengan perangkat kecamatan serta perangkat desa melakukan pendataan di lokasi kejadian.

"Ya, berdasarkan data Pusdalops PB BPBD Kabupaten Kapuas, banjir terjadi di dua desa di Kecamatan Mandau Talawang, yakni di Desa Jakatan Masaha dan Desa Sei Pinang," kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kapuas, Panahatan Sinaga melalui rilis diterima, Senin (28/10/2019).

Penyebab banjir, lanjutnya, lantaran hujan dengan intentitas yang tinggi dan luapan DAS Kapuas.

"Laporan kami terima bahwa beberapa hari terakhir di wilayah Kecamatan Mandau Talawang diguyur hujan dengan intentitas tinggi," ujarnya.

Hingga air mulai naik diperkirakan, Sabtu (26/10/2019) sekitar pukul 22.00 WIB. DAS Kapuas meluap dan alat sistem peringatan dini banjir yang terpasang di Desa Sei Pinang memberikan peringatan siaga.

Banjir rendam dua desa di Kecamatan Mandau Talawang, Kabupaten Kapuas
Banjir rendam dua desa di Kecamatan Mandau Talawang, Kabupaten Kapuas (Dari BPBD Kapuas untuk BPost)

"Laporan sementara dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa dan luka-luka. Sejak sore kemarin sekitar pukul 16.40 WIB, kondisi air mulai mengalami penurunan," ungkapnya.

Baca: PDIP Kalteng Bangun Kantor Baru, Yang Lama Dijadikan Sekolah Politik

Baca: Reaksi Keras Manko Polhukam Mahfud MD Dengar Komentar Amien Rais Soal Kabinet Indonesia Maju

Baca: Isu Tak Sedap Atta Halilintar dengan Pedangdut LA Menyeruak Kala Kasus Bebby Fey Belum Reda

Pihaknya pun berharap banjir di Kecamatan Mandau Talawang pun cepat berlalu. Koordinasi pun terus dilakukan antar pihak pemerintah desa, kecamatan dan pihak terkait lainnya.

"Masyarakat tidak ada yang sampai mengungsi karena kondisi masih dianggap aman dan EWS (Early Warning System) pun berfungsi dengan baik," tandasnya. (Banjarmasinpost.co.id/Fadly SR)

Penulis: Fadly Setia Rahman
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved