Peredaran Sabu dari Lapas

KemenkumHAM Kalsel Sudah Lakukan Berbagai Cara ini Mencegah Masuknya Narkoba ke Lapas

Mencegah masuknya barang terlarang ke lapas seperti ponsel, Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Kalsel rutin melakukan razia.

KemenkumHAM Kalsel Sudah Lakukan Berbagai Cara ini Mencegah Masuknya Narkoba ke Lapas
BPost Cetak
BPost edisi cetak Senin (28/10/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Mencegah masuknya barang terlarang ke lapas seperti ponsel, Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Kalsel rutin melakukan razia.

Kepala Bagian Program dan Humas Kemenkumham Kalsel, Sugito, mengungkapkan untuk pelaksaanaan dan penggeledahan di lapas dilakukan sebanyak empat kali sebulan.

"Jika ada napi terlibat narkoba tentunya akan diproses hukum kembali. Kami serahkan ke aparat hukum. Jika terbukti maka hukumannya ditambahkan atau sisa hukum ditambah vonis baru," paparnya.

Pihaknya, kata Sugito, bekerja sama dengan penegak hukum lainnya jika ada napi terlibat peredaran narkoba dan penanganannya diserahkan ke aparat berwajib.

Baca: Edarkan Narkoba dari Lapas, Napi Bertindak sebagai Operator, Masih Ada Bandar yang Misterius

Baca: Gelagapan Barbie Kumalasari Disodori Alat Deteksi Kebohongan, Istri Galih Ginanjar Terbukti Dusta?

Baca: Kabar Keguguran Syahrini Akhirnya Dijawab Istri Reino Barack, Kakak Aisyahrani Pasrah

“Pihaknya juga rutin melakukan pencegahan terhadap para pegawai lapas agar jangan terlibat peredaran narkoba. Seperti baru-baru ini urine semua petugas UPT Lapas diperiksa oleh Direktorat Jenderal Permasyarakatan dan hasilnya negatif,” ujarnya.

Jika ada petugas lapas terlibat peredaran narkoba, kata Sugito, yang bersangkutan akan langsung diproses dan tidak ada ampun.

"Intinya untuk mencegah barang terlarang di lapas seperti ponsel, narkoba, pihak lapas selalu melakukan razia atau penggeledahan rutin dan insidential. Dan Kakanwil dan Kadiv Pas juga setiap kunjungan ke lapas selalu sampaikan ke pegawai jangan pernah mendekati narkoba," ucap Sugito.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved