Breaking News:

Mengulik Taman Jendela Jiwa RSJ Sali

Taman di RSJ Sali Ini Bisa Sembuhkan Orang Sakit Jiwa Lho! Juga Jadi Edukasi Ilmu Bagi Orang Sehat

Kabar melegakan bagi warga Kalimantan Selatan (Kalsel). Kini telah hadir taman asri yang unik di kawasan Lingkar Utara di Jalan Gubernur Syarkawi

banjarmasinpost.co.id/idda royani
Dirut RSJ Sali dr H IBG Dharma Putra (depan) mengajak tamu melintasi area pelestarian kayu galam di lingkungan Taman Penyembuhan Mandiri Jendela Jiwa, beberapa waktu lalu. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Kabar melegakan bagi warga Kalimantan Selatan (Kalsel). Kini telah hadir taman asri yang unik di kawasan Lingkar Utara di Jalan Gubernur Syarkawi, Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar.

Tepatnya, taman itu berada di lingkungan Rumah Sakit Jiwa Sambang Lihum (RSJ Sali). Taman Penyembuhan Mandiri Jendela Jiwa, namanya. Bisa juga disebut sebagai Taman Terapeutik.

Letaknya persis di halaman depan, di depan Poliklinik Terpadu. Karenanya sangat mudah dituju. Begitu memasuki gerbang RSJ Sali, jaraknya hanya sekitar 200 meter di sebelah kana jalan.

Taman itu didesain sedemikian rupa di atas luasan lahan sekitar seperempat hektare. Pemandangan mengesankan seketika akan menyapa bola mata begitu kaki menapaki area taman.

Baca: FAKTA Siswi SMA Diperkosa, Dianiaya & Dibuang Pacarnya, dari Hamil hingga Kaget Pacarnya Masih Hidup

Baca: VIRAL VIDEO Pelajar Tirukan Suara Presiden Jokowi, Mirip Banget dan Bikin Teman-temannya Ngakak

Baca: Uang Sekarung Ditemukan di Samping Mayat Wanita, Tubuh Membusuk dan Berpakaian Warna Biru

Nuansa menghijau mendominasi taman tersebut. Ini karena banyaknya tanaman hias hingga pepohonan penghijauan yang menyelimuti semua area taman. Juga dilengkapi rerumputan imitasi yang melapisi sebagian lantai taman.

Kayu khas hutan tropis pun ada di taman itu yakni galam (melaleuca leucadendra). Meski tak banyak, anakan kayu galam yang ditanam di area kolam di taman ini mulai tumbuh subur.

"Jadi taman ini secara tak langsung juga turut melestarikan kayu khas Banua sehingga juga bisa berfungsi sebagai sarana edukasi bagi pengunjung karena tak semua orang tahu kayu galam, terutama generasi muda perkotaan," ucap Direktur Utama RSJ Sali dr H IBG Dharma Putra MKM, Senin (28/10/2019).

(banjarmasinpost.co.id/roy)

Penulis: Idda Royani
Editor: Didik Triomarsidi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved