Berita Banjarbaru

Asap Cerobong Incinerator Dikeluhkan Masuk Ke Kamar Pasien, Ini Tanggapan Manajemen RSUD Banjarbaru

Fasilitas incinerator di RSUD Idaman Banjarbaru dikeluhkan. Pasalnya, tak jarang asap dari cerobong alat pembakar limbah medis masuk ke ruang perawata

Tayang:
Penulis: Nurholis Huda | Editor: Hari Widodo
capture video
Asap dari cerobong Inceserator RSUD Idaman Banjarbaru dikeluhkan masuk ke ruang perawatan di lantai III 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Fasilitas incinerator di RSUD Idaman Banjarbaru dikeluhkan. Pasalnya, tak jarang asap dari cerobong alat pembakar limbah medis masuk ke ruang perawatan pasien di lantai III rumah sakit setempat.

Kondisi tersebut terjadi karena tinggi cerobong asap incinerator sama dengan tinggi gedung RSUD Banjarbaru.

 Warga Sungai Besar, Jauhari mengaku, terkejut ketika menengok seorang teman yang tengah di rawat di lantai III RSUD setempat.

Ketika itu, Ia menyaksikan sendiri asap dari cerobong incinerator tertiup angin dan masuk ke ruang perawatan di Lantai III tempat temannya dirawat.

Baca: Mulan Jameela Pasrah Ditempatkan di Komisi VII, Cocokah dengan Pendidikan Istri Ahmad Dhani?

Baca: Hasil Akhir Persebaya vs PSS Sleman Liga 1 2019, Skor Akhir 2-3 Kalah di GBT Berikut Cuplikan Golnya

Baca: Nusa Board Akui Masih Ada Kebisingan, Ini Upaya yang Akan Dilakukan

Baca: LINK MOLA TV! Video Live Streaming Man City vs Southampton di Carabao Cup 2019 (Piala Liga Inggris)

"Asap tersebut berbau dan masuk ke ruang pasien melalui celah jendela pasien," kata Jauhari.

Dia melihat, ternyata cerobong incineratornya tingginya sama dengan tinggi bangunan RSUD dan diraskaan terlalu dekat.

Sehingga ketika angin bertiup ke arah gedung RSUD asap masuk ke ruangan pasien di rawat.

" Mungkin di lantai 1 nggak terasa tapi di lantai 3 terasa dampaknya. Harusnya cerobongnya lebih tinggi lagi dari bangunan RSUD Nya. Kalau dibiarkan bisa berbahaya bagi pasien apalagi yang punya asma," kritiknya.

Menanggapi itu, Kepala Bagian TU RSUD Banjarbaru M Firmansyah, Selasa (29/10/2019) membantah kalau cerobong asap inceneratornya rendah dan kurang tinggi.

"Loh itu kami sudah ditinggikan dari 12 meter naik menjadi 17 meter. Kalau ditinggikan lagi takutnya menyalahi aturan penerbangan," sebut Firmansyah.

Baca: Jadwal MotoGP Malaysia 2019 di Sirkuit Sepang, Rossi Sebut Kelemahan Motornya Live Race Trans7

Baca: Kecelakaan Betrand Peto Putra Ruben Onsu-Sarwendah yang Terjatuh di Jalanan Terjal

Baca: Ribuan Jamaah Padati Tabligh Akbar Bersama Ustadz H Abdul Somad di Masjid Raya At Taqwa Amuntai

Dirinya menyebutkan Jarak cerobong dari lebih dari 100 meter ke gedung sehingga masih jauh dan masih belum membahayakan pasien.

"Saya sarankan solusinya kalau pas udaranya mengarah ke kamar, maka tutup saja kacanya," sebut Firmansyah.

Memang disebutkan Firmansyah incinerator itu harus ada untuk membakar limbah medis yang ada di rumah sakit dan itu sudah standar. (banjarmasinpost.co.id /nurholis huda)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup K - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 00:00 WIB
Portugal
Portugal
1 - 1
DR Congo
RD Kongo
Grup L - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 03:00 WIB
England
Inggris
4 - 2
Croatia
Kroasia
Grup L - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ghana
Ghana
Live
Panama
Panama
Grup K - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 09:00 WIB
Uzbekistan
Uzbekistan
VS
Colombia
Kolombia
Grup A - Matchday 2
Kamis, 18 Juni 2026 | 23:00 WIB
Czechia
Ceko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved