Revolusi Hijau Dishut Kalsel

Jangan "Pengoler", Ayo Menanam, Banjarmasin dan Batola Serentak Gelar Kick Off Penanaman

Kick Off Penanaman Serentak se-Kalsel, sekaligus Peringatan Gerakan Nasional Pemulihan Daerah Aliran Sungai Tahun 2019, digelar di Banjarmasin.

Jangan
HO/Dishut Kalsel
Bupati Batola Noormiliyani saat Kick Off Penanaman Serentak se-Kalsel, sekaligus Peringatan Gerakan Nasional Pemulihan Daerah Aliran Sungai Tahun 2019, digelar di Banjarmasin dan Kabupaten Barito Kuala, belum lama tadi. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASINKick Off Penanaman Serentak se-Kalsel, sekaligus Peringatan Gerakan Nasional Pemulihan Daerah Aliran Sungai Tahun 2019, digelar di Banjarmasin dan Kabupaten Barito Kuala, belum lama tadi.

Di Banjarmasin, acara dipusatkan di kawasan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sultan Suriansyah. Sedangkan di Kabupaten Batola di Desa Batik. Berbagai stakeholder bergabung dalam aksi penanaman serentak itu.

Mewakili walikota, Sekdako Banjarmasin Hamli Kursani memimpin jalannya aksi penanaman. Satuan Polisi Pamong Praja Kota, Duta Lingkungan Hidup, Forum Komunitas Hijau dan segenap karyawan RS Sultan Suriansyah, ikut terlibat.

Sementara di Batola, acara dihadiri dan dipimpin Bupati Noormiliyani AS. Unsur Forkopimda, para kepala SOPD, tokoh masyarakat, pemuda dan pelajar berpartisipasi dalam gerakan ini. Aksi ini juga dihadiri Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kalsel, serta Kepala Tahura Sultan Adam dan jajaran.

Hamli Kursani dan Noormiliyani, pada kesempatan itu, saat membacakan sambutan tertulis Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor, meminta semua komponen untuk menyukseskan gerakan menanam serentak.

"Saya mengajak seluruh warga Kalsel untuk berpartisipasi dalam program Revolusi Hijau. Salah satunya melalui gerakan menanam pohon. Kegiatan menanam, merawat dan memelihara pohon, bisa diikuti oleh siapa saja dan dimana saja," ajak Sahbirin Noor seperti disampaikan Noormiliyani.

Penanaman, lanjut dia, jangan hanya sekadar pada acara serimonial saja. Tetapi harus ditularkan kepada semua warga. Demi lingkungan yang nyaman, sehat dan asri. "Jangan pengoler (malas.Red). Ayo menanam, " tegasnya. (AOL*/)

Penulis: Nurholis Huda
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved