Berita Banjarbaru

NEWSVIDEO : Gelar Operasi Antik Intan 2019 Polres Banjarbaru Bekuk Puluhan Tersangka Kasus Narkotika

Selama Operasi antik sebanyak 53 orang diamankan lantaran terjerat penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di wilayah Kota Banjarbaru.

BANJARMASIN POST.CO.ID, BANJARBARU - Puluhan para tersangka kasus penyalahgunaan narkotika hanya bisa terdiam dan tertunduk lesu di halaman belakang Polres Banjarbaru, Selasa (29/10/2019).

Mengenakan pakaian tahanan dan tangan diborgol, mereka bersama barang bukti dihadirkan saat konperensi pers hasil Operasi Antik Intan yang dilaksanakan sejak 14 Oktober hingga 27 Oktober 2019.

Ada sebanyak 53 orang diamankan lantaran terjerat penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di wilayah Kota Banjarbaru.

Kapolres Banjarbaru, AKBP Kelana Jaya, mengatakan dalam operasi Antik Intan 2019 yang digelar selama 14 hari, Polres Banjarbaru beserta jajarannya telah mengungkap lima kasus yang menjadi target operasi (TO).

Baca: Bonek Masuk Lapangan, Kericuhan Setelah Laga Persebaya vs PSS Sleman Liga 1 2019 Pekan 25

Baca: Hubungan Khusus Barbie Kumalasari & Farhat Abbas Disebut Uya Kuya, Kebohongan Istri Galih Ginanjar?

Baca: Tingkatkan Penjualan, Outlet Handphone di Banjarmasin Gelar Aktivitas Dance dan Akustik Outdoor

Baca: Ini Perkembangan Terbaru Pembangunan The Galeria Mall dan Sky Pavilion Apartment Banjar 

Sedangkan untuk non target operasi (NTO) ada 48 kasus yang terungkap selama giat Operasi Antik Intan yang dilaksanakan dari 14 hingga 27 Oktober 2019.

"Total pelaku yang kita amankan ada 53 orang. Terdiri dari 48 laki-laki dan 8 perempuan," katanya saat Konfrensi Pers, Selasa (29/10) siang.

Untuk arang bukti yang diamankan dari puluhan tersangka ini ternyata beragam. Mulai dari jenis sabu-sabu sebanyak 29,16 gram, Carnopen sebanyak 87 butir, obat Daftar G sebanyak 722 butir, dan Extacy sebanyak 2 butir.

Dari semua barang bukti yang diamankan, dikatakan Kelana Jaya bahwa jumlah kerugian negara dengan adanya Narkotika itu mencapai Rp1 Milyar lebih.

"Untuk peran para pelaku yang kita amankan, ada yang merupakan pemakai dan ada juga yang pengedar. Saat, ini masih kita dalami dan dilakukan pengembangan," ujarnya.

Pihaknya menghimbau dan mengajak masyarakat untuk melawan peredaran gelap narkotika bersama-sama. Dirinya juga memastikan keamanan dan kerahasiaan bagi siapapun yang memberikan informasi ke pihak berwajib terkait tindak pindana narkotika.

"Kalau memang melihat dan mengetahui adanya tindak pidana narkotika, laporkan ke pihak berwajib. Jangan takut lapor ke pihak Kepolisan, apalagi polres Banjarbaru mempunyai aplikasi Siharat yang bisa merespon dengan cepat," tambahnya.

Sementara itu, dari puluhan para pelaku yang diamankan, satu diantaranya masih di bawah umur. Dia amankan oleh anggota Polsek Banjarbaru Timur saat melakukan pesta sabu.

Baca: Seminar Nasional Kehutanan 2019, Hanif Tantang Pakar Temukan Inovasi untuk Revolusi Hijau di Kalsel

Baca: NEWSVIDEO : Operasi Antik Intan 2019 Polres HSU Amankan 42,92 Gram Sabu

Baca: Jawaban Ariel NOAH Saat Ditanya Wika Salim Soal Sosok Febiola, Pengganti Luna Maya & Pevita Pearce?

Kasat ResNarkoba Polres Banjarbaru, AKP Elche mengatakan penangkapan anak dibawah umur tersebut memang telah menjadi Target Operasinya.

Dimana sebelumnya, ibu dari anak tersebut diamankan terlebih dulu terkait dengan kasus yang sama.

"Peran anaknya ini sebagai pemakai, sedangkan ibunya pengedar meneruskan pekerjaan suaminya dulu," katanya.(banjarmasinpost.co.id/Aprianto)

Penulis: Aprianto
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved