Berita Banjar

Selalu Munculkan Inovasi Teknologi, Santriwati Darul Hijrah Putri Hadirkan Rumah Evakuasi Gempa

Karya inovasi Nur Izzaty dan Antung Wanda Fauziah yaitu rumah evakuasi gempa baru lolos menjadi finalis salah satu kompetisi internasional di Malaysia

Selalu Munculkan Inovasi Teknologi, Santriwati Darul Hijrah Putri  Hadirkan Rumah Evakuasi Gempa
istimewa
Santri Darul Hijrah Putri praktik membuat maket rumah evakuasi gempa 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Hari Santri Nasional (HSN) belum lama ini telah diperingati. Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI menyebut soal pentingnya literasi terhadap teknologi.

Kemudian Pesantren adalah tempat ilmu keislaman diperdalam, artificial intelegence harus diajarkan, literasi media, literasi digital, dan bahkan literasi finansial harus diperkenalkan.

Ya, bicara teknologi dan santri maka inovasi dan prestasi selalu dipersembahkan para santriwati ponpes Darul Hijrah Putri.  Kreasi santri ponpes Darul hijrah putri selalu menginspirasi.

Karya inovasi Nur Izzaty dan Antung Wanda Fauziah yaitu rumah evakuasi gempa baru lolos menjadi finalis salah satu kompetisi internasional di malaysia tempo lalu dengan hanya mengirimkan abtraksinya.

Baca: Naga Intan Dapat Referensi Kelola Wisata Setelah Kunjungi Malang

Baca: Perselingkuhan Raffi Ahmad Diakui ke Nagita Slavina, Depan Uya Kuya Sebut Sosok Pacar Baru

Baca: Sampai Pagi Distribusi Air Bersih Masih Dilakukan di Sejumlah Desa yang Kekeringan

Baca: Sekarang Live Streaming Indosiar Persebaya vs PSS Sleman Liga 1 2019 Pekan 25 di TV Online Vidio.com

Terkini masih dalam tahap prototipe dan masih dalam tahap pengembangan yang akan dipersiapkan kompetisi nasional tahun depan.

Nur Izzaty beserta Antung Wanda fauziah ini salah satu Santriwati SMA Darul Hijrah Puteri Martapura kelas XI , mereka aktif tergabung dalam komunitas ekskul Karya ilmiah remaja di sekolah.

Keduanya selalu berusaha menemukan suatu karya yang dapat membantu permasalahan di sekitar.

Rencana tahun depan mereka masih akan mengembangkan inovasi mereka yang sempat tertunda untuk dipersiapkan dalam ajang kompetisi karya ilmiah Nasional, yaitu dengan inovasi Rumah evakuasi gempa.

"Inovasi ini diambil dari latar belakang melihat musibah di Palu, sedih akan bencana alam gempa , tsunami dan likuifaksi tahun lalu. Akan dikembangkan lagi inovasi ini, semoga kedepannya dapat membantu saudara saudara kita yang berada di daerah rawan bencana gempa meskipun saat ini masih bersifat prototipe. dan semoga pula dapat dibuat realisasinya," kata Nur Izzaty beserta Antung Wanda fauziah.

Keduanya tampak begitu semangat mengatakan itu sambil praktik membuat maket dari rumah evakuasi gempanya yang akan di pasangi komponen mikro kontroler yang terdiri dari arduino, sensor getar dan relay.

Halaman
12
Penulis: Nia Kurniawan
Editor: Restudia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved