Berita Banjar

Selalu Munculkan Inovasi Teknologi, Santriwati Darul Hijrah Putri Hadirkan Rumah Evakuasi Gempa

Karya inovasi Nur Izzaty dan Antung Wanda Fauziah yaitu rumah evakuasi gempa baru lolos menjadi finalis salah satu kompetisi internasional di Malaysia

istimewa
Santri Darul Hijrah Putri praktik membuat maket rumah evakuasi gempa 

"Saat ini alat dan bahan prototipe inovasi ini pun sudah dipersiapkan oleh pihak sekolah dan yayasan yang selalu support dalam pencapaian prestasi santriwatinya," ucap M. Bakarudin Talisapalas, Guru pembimbing.

Bakarudin mengatakan inovasi ini memang menarik dan sangat unik. "Sering kita dengar ada rumah tahan/ anti gempa, tapi kali ini yaitu Rumah yang dapat mengevakuasi penghuninya saat terjadi gempa," Kata M. Bakarudin.

Keseharian Nur Izzaty beserta Antung Wanda fauziah ya biasa saja, seperti santriwati di ponpes pada umumnya, mereka selalu mengikuti kegiatan pondok juga, oleh karena mereka tergabung dalam komunitas ekskul karya imiah dan sudah mengajukan judul project inovasinya jadi mereka wajib menyelesaikannya dengan jadwal pertemuan yang sdh ditentukan. Keduanya disiplin hadir dalam pertemuan untuk menyelesaikan penelitiannya.

"Semoga karya inovasi mereka berdua dapat rampung untuk persiapan menghadapi kompetisi karya ilmiah nasional tahun depan," kata Bakarudin.

Teknologi rumah evakuasi gempa oleh Santri Ponpes Darul Hijrah Putri
Teknologi rumah evakuasi gempa oleh Santri Ponpes Darul Hijrah Putri (istimewa)

Ekskul karya ilmiah di ponpes darul hijrah putri itu sendiri sudah ada sejak tahun 2000 an, dan Bakarudin baru membimbing dari tahun 2013.

Disyukuri setiap tahun santriwati dapat menorehkan prestasi baik ditingkat daerah maupun nasional.

Baca: Bupati HSS Kunjungi Korban Kebakaran di Bayanan, Serahkan Bantuan Tanggap Darurat

Baca: SESAAT LAGI! Persebaya vs PSS Sleman Liga 1 2019 di Indosiar via Live Streaming TV Online Vidio.com.

Baca: Amalan Maulid Nabi Muhammad SAW Jelang Datangnya Rabiul Awal 9 November Nanti

Untuk keanggotaan santriwati mengikuti karya ilmiah ini terdiri dari siswi SMP dan SMA yang juga patut disyukuri dan dibanggakan sudah mencapai 70 an santriwati, tetapi itu ada yang masih aktif dan ada yang sementara istirahat. Tetapi setiap tahun yang aktif 10-20 an santriwati.

"Kita tunggu saja inovasi inovasi berikutnya dari santriwati ponpes Darul hijrah putri. Mohon kepada seluruh masyarakat dan pemerintah daerah kalimantan selatan mari kita dukung dan doakan terus agar prestasi anak-anak banua kita dapat bersaing ditingkat nasional maupun internasional serta mengaharumkan nama banua kita," katanya. (banjarmasinpost.co.id/nia kurniawan)

Penulis: Nia Kurniawan
Editor: Restudia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved