Defisit BPJS Kesehatan

Dewan Kalsel Dapat Kabar Buruk dari BPJS Kesehatan, Minta Pemerintah Bersiap Hadapi Risiko ini

Menindaklanjuti rapat bersama sejumlah pimpinan rumah sakit umum daerah (RSUD) dan manajemen Badan Penyelenggaran Jaminan Sosial (BPJS)

Dewan Kalsel Dapat Kabar Buruk dari BPJS Kesehatan, Minta Pemerintah Bersiap Hadapi Risiko ini
BPost Cetak
BPost edisi cetak Rabu (30/10/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Menindaklanjuti rapat bersama sejumlah pimpinan rumah sakit umum daerah (RSUD) dan manajemen Badan Penyelenggaran Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Banjarmasin pada Senin 14 Oktober 2019, anggota Komisi IV DPRD Kalsel mendatangi Kantor Pusat BPJS Kesehatan di Jakarta.

Ini untuk meminta kejelasan mengenai pembayaran tunggakan pelayanan RSUD kepada pasien peserta BPJS Kesehatan.

Ternyata yang didapat justru kabar buruk.

Ketua Komisi IV Luthfi Saifuddin, Selasa (29/10), mengatakan BPJS Kesehatan kemungkinan besar tidak bisa membayar tagihan untuk September, Oktober November dan Desember 2019.

Baca: Dandanan Nyeleneh Ammar Zoni & Irish Bella Pasca Duka Bayi Kembarnya, Ikuti Langkah Andre Taulany

Baca: Kecelakaan Betrand Peto Putra Ruben Onsu-Sarwendah yang Terjatuh di Jalanan Terjal

Baca: Amukan Nikita Mirzani Pasca Video Lamaran Betsalelf Beredar, Karena Dikaitkan dengan Dipo Latief?

Baca: Kegalauan Mantan Rezky Aditya yang Kini Lamar Citra Kirana, Siap Datang di Pernikahan Eks Agnez Mo

BPJS Kesehatan beralasan defisit keuangan.

"Tahun 2020 pun mereka tidak bisa menyebutkan secara spesifik bulan kapan membayarnya,” kata Luthfi.

Seperti juga kantor cabangnya di Banjarmasin, kantor pusat BPJS Kesehatan menyarankan rumah sakit memanfaatkan layanan supply chain financing (SCF).

SCF merupakan kerja sama antara BPJS Kesehatan dengan perbankan untuk membantu keuangan rumah sakit akibat menunggaknya BPJS Kesehatan.

Namun Lutfi menilai SCF bukan jalan keluar yang mudah.

Pasalnya instansi termasuk RSUD tidak diperkenankan berutang dan melakukan pembiayaan menjelang tutup buku tahun anggaran.

"Jadi dipastikan kita tidak gunakan SCF," kata Luthfi.

Oleh karena itu, Komisi IV meminta Pemprov Kalsel untuk mempersiapkan diri menghadapi risiko kembali menumpuknya tunggakan BPJS Kesehatan di RSUD di Kalsel.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved