Ekonomi dan Bisnis

Jelang Penghentian Penjualan di Indonesia Diler Chevrolet Banjarmasin Masih Jual Sisa Unit

Suasana diler resmi Chevrolet di Banjarmasin tampak sepi. Bersebelahan dengan Kia Motors, hampir tidak ada aktivitas di diler Chevrolet

Jelang Penghentian Penjualan di Indonesia Diler Chevrolet Banjarmasin Masih Jual Sisa Unit
banjarmasinpost.co.id/mariana
Suasana diler Chevrolet di bagian pelayanan service dan suku cadang. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Suasana diler resmi Chevrolet di Banjarmasin tampak sepi. Bersebelahan dengan Kia Motors, hampir tidak ada aktivitas yang dilakukan di diler Chevrolet yang berlokasi di Jalan A Yani Km 7 Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan (Kalsel), Rabu (30/10/2019).

Terdapat dua karyawan frontliner diler Chevrolet yang berada di area depan suatu ruangan. Salah seorang karyawan yang tidak menyebutkan nama mengatakan, isu terkait penyetopan suplai Chevrolet di Indonesia termasuk Kalsel khususnya Banjarmasin memang benar adanya.

"Hal tersebut benar tapi masih belum tahu kapan, infonya pada 2020 nanti. Untuk saat ini kami teruskan dulu sisa penjualan yang ada di diler, tidak ada unit baru lagi untuk sekarang, dan selebihnya kami belum bisa berbicara banyak nanti bisa konfirmasi lagi ke Branch Manager kami," jelasnya kepada Banjarmasinpost.co.id.

Baca: Layanan Kemetrologian Kabupaten Tanahlaut Bakal Dioperasikan 2020

Baca: Ancaman Syahnaz ke Ibu Raffi Ahmad Saat Mau Susul Nagita Slavina, Amy Qanita & Nisya Bereaksi?

Baca: Selama Operasi Antik 2019 , Ditnarkoba Poida Tangkap 322 Tersangka, Sita 4,2 Kg Sabu

Hal ini santer terdengar di media-media nasional yang memberitakan General Motors (GM) Indonesia telah memastikan untuk menghentikan penjualan Chevrolet di Indonesia pada bulan Maret atau April 2020 mendatang.

Saat akan dikonfirmasi, Branch Manager Chevrolet Banjarmasin tidak ada di tempat. Pada diler ini ada satu unit Chevrolet berwarna merah masih terpajang.

Di halaman luar atau tampak dari luar kosong melompom tidak ada mobil yang terparkir. Memasuki bagian dalam tepatnya service center masih banyak dijumpai mobil yang sedang mendapatkan servis dan layanan purna jual lainnya.

Salah seorang pemilik mobil Chevrolet, Ahmad mengaku sesalkan hal ini. Menurutnya keputusan pamit dari Indonesia patut dipertimbangkan lagi sebab masih banyak pengguna setia mobil merek Amerika Serikat itu di Indonesia, khususnya Banjarmasin.

"Harapannya bengkel servis dan suku cadang tidak ditutup, sebagai pengguna bakal sulit nanti walaupun banyak alternatif bengkel. Pernyataan GM dalam keterangan resminya mengenai layanan purna jual dan garansi akan terus berlanjut meski penjualan telah berhenti cukup membuat lega," ucapnya.

Sementara itu, di sejumlah showroom mobil bekas di Banjarmasin tampak hampir tidak ada lagi ditemukan mobil bermerek Chevrolet.

Karyawan Istana Motor, Ajir mengatakan, sudah dua tahun terakhir brand Chevrolet tidak lagi dijual di showroom yang bertempat di kawasan Benua Anyar Banjarmasin.

Baca: Astra Daihatsu New Sigra Bakal Hadir di Duta Mall, Beragam Promo Menarik Ditawarkan

Baca: Luncurkan New Astra Daihatsu Sigra, Astra Daihatsu Berikan Promo Angsuran Rp 2,5 Juta Per Bulan

"Tahun ini kosong tidak ada unit atau penjualan Chevrolet disini. Terakhir sekitar dua tahun lalu, yang paling diminati dari Chevrolet ini tipe Aveo dengan harga jual di bawah Rp 100 juta, tepatnya kisaran Rp 70 juta," ungkapnya.

Saat ini unit yang paling diburu dari merek Toyota dan Honda yang sama-sama paling banyak peminatya.

Dalam satu bulan, unit mobil yang terjual sekitar 20 unit dari berbagai merek. Diakuinya, jenis yang paling laku terjual adalah mobil kecil atau city car. (Banjarmasinpost.co.id/Mariana)

Penulis: Mariana
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved