Berita Kalteng

Kankemenag Kapuas Kumpulkan JCH yang Masuk Keberangkatan Tahun 2020'

Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Kapuas melalui seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) menggelar rapat koordinasi dengan

Kankemenag Kapuas Kumpulkan JCH yang Masuk Keberangkatan Tahun 2020'
Foto dari Seksi PHU Kemenag Kapuas
Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Kapuas melalui seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) menggelar rapat koordinasi dengan Jamaah Calon Haji (JCH) yang masuk estimasi keberangkatan tahun 2020 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KUALAKAPUAS - Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Kapuas melalui seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) menggelar rapat koordinasi dengan Jamaah Calon Haji (JCH) yang masuk estimasi keberangkatan tahun 2020.

Jumlah perkiraan 470 jamaah dan pertemuan tersebut dibagi menjadi empat gelombang sejak, Selasa (29/10/2019)

Kasi PHU Kantor Kemenag Kapuas, H Asyhadi menjelaskan pertemuan ini dibagi empat gelombang dikarenakan banyaknya Calon Jamaah Haji yang akan berangkat di tahun 2020 nanti.

Dengan mengagendakan penjelasan kesehatan, kelengkapan berkas maupun foto terbaru.

Adapun kelengkapan berkasnya ialah BPIH, KTP, Kartu Keluarga, Akta Kelahiran dan Buku Nikah.

Baca: Daftar Akun Penyebar Video Syur Mirip Gisella Anastasia Diserahkan Mantan Gading Marten ke Polisi

Baca: Sejarah Hari Halloween dan Simbol Labu, Simak Juga Ucapan Selamat Hari Halloween 2019

Baca: Keretakan Rumah Tangga Krisdayanti & Raul Lemos Jadi Isu Panas, Ini Sikap Ibu Aurel Saat Suami Sakit

"Berkas tersebut nantinya akan digunakan untuk perlengkapan pembuatan paspor oleh karena itu jangan sampai ada kesalahan data di salah satu berkas Calon Jamaah Haji sehingga nanti tidak ada kendala. Paspor merupakan alat utama agar masuk ke suatu negara termasuk ke Arab Saudi," ucap Asyhadi

Sementara dari Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas, Ahmad Zayad menyampaikan perihal pemeriksaan kesehatan calon jamaah haji, bersama RSUD Kapuas dan Puskesmas menyelenggarakan pemeriksaan kesehatan tahap satu terhadap seluruh Calon Jamaah Haji tahun 2020.

"Pemeriksaan kesehatan tahap satu ini bertujuan untuk mengetahui kondisi kesehatan CJH apakah termasuk yang resiko tinggi atau tidak, sehingga bisa secepatnya diketahui dan selanjutnya diberikan pembinaan dalam masa tunggu," ungkapnya.

Selain itu Zayat menambahkan bagi jamaah yang mempunyai penyakit tertentu dan perlu penanganan lanjutan agar mematuhi petunjuk dokter.

"Sehingga nanti pada saat pemeriksaan tahap dua bisa mendapatkan Istitthaah Kesehatan," pungkasnya.

(Banjarmasinpost.co.id/Fadly SR)

Penulis: Fadly Setia Rahman
Editor: Edinayanti
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved