Kriminalitas Banjarbaru

Polisi Tangkap Pencuri Dinamo Alat Potong Kayu Bansaw, Korban Mengalami Kerugian Jutaan Rupiah

Seorang pelaku pencuri dinamo alat pemotong kayu berinisial K (61) ditangkap polisi. Dia menggasak komponen alat potong kayu

Polisi Tangkap Pencuri Dinamo Alat Potong Kayu Bansaw, Korban Mengalami Kerugian Jutaan Rupiah
istimewa/Polsek Rakumpit
Pelaku saat diamankan petugas beserta barang bukti. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Seorang pelaku pencuri dinamo alat pemotong kayu berinisial K (61) ditangkap polisi.

Dia menggasak komponen alat potong kayu yang ada di bansaw Jalan Tumbang Talaken kilometer 81, Kelurahan Mungku Baru, Kecamatan Rakumpit, Kota Palangkaraya.

Perbuatan pelaku yang mencuri dua buah Dynamo Stater, satu buah kunci roda, dari pemilik Bansaw, Denny Sandi (65) warga setempat membuat kerugian dialami korban mencapai Rp. 8.000.000.

Polisi menemukan barang bukti di rumah pelaku setelah sebelumnya korban melapor polisi.

Baca: Gugatan Cerai Ashanty ke Anang yang Buat Azriel & Aurel Hermansyah Nangis Nyaris Terjadi Diceritakan

Baca: Keretakan Rumah Tangga Krisdayanti & Raul Lemos Jadi Isu Panas, Ini Sikap Ibu Aurel Saat Suami Sakit

Baca: Link Pendaftaran CPNS 2019 sscasn.bkn.go.id! Cek Daftar Formasi CPNS Daerah & Kementerian di Sini

Kapolsek Rakumpit Iptu Boby C Rahail, didampingi Kanit Reskrim Aipda Panuntunan Manulang, Rabu (30/10/2019) mengatakan, pihaknya mendapat laporan dari pemilik bahwa alat dinamo mesin bansawnya hilang diduga dicuri.

Setelah melakukan penyelidikan dan memeriksa saksi-saksi, kemudian mengerucut pada tersangka K (61).

Polisi pun memanggil K sebagai saksi, namun, saat itu, saksi K (61) tidak mengakui telah mencurinya, akhirnya polisi melakukan pemeriksaan ke rumahnya dan ditemukan barang yang hilang tersebut.

Keterangan Kapolsek, pelaku tak bisa berkutik dan akhirnya mengakui perbuatannya.

Saat ditemukan barang bukti tersebut, pelaku tak bisa menyangkal lagi, bahwa dia yang melakukan pencurian tersebut.

Berdasarkan alat bukti yang dapatkan, pelaku langsung ditetapkan sebagai tersangka, karena telah melakukan pencurian sebagaimana diatur dalam pasal 362, telah mengambil barang sesuatu, yang seluruhnya atau sebagian kepunyaan orang lain dengan maksud untuk dimiliki secara melawan hukum.

Akibat perbuatannya tersebut, pelaku diancam dengan perbuatan pidana penjara paling lama lima tahun.

"Saat ini, tersangka kami tahan 20 hari kedepan untuk mempermudah proses penyidikan,” tutup Iptu Boby C Rahail.

banjarmasinpost.co.id / faturahman

Penulis: Fathurahman
Editor: Edinayanti
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved