Berita Banjarbaru

Satpol PP Banjarbaru Sita Pakaian Badut Selama Sebulan, ini Penyebabnya

Keberadaan badut jalanan di Kota Banjarbaru masih sering terlihat di sejumlah tempat khususnya di kawasan tempat wisata dan pusat hiburan.

Satpol PP Banjarbaru Sita Pakaian Badut Selama Sebulan, ini Penyebabnya
banjarmasinpost.co.id/aprianto
Kostum Badut yang disita Satpol PP Banjarbaru. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Keberadaan badut jalanan di Kota Banjarbaru masih sering terlihat di sejumlah tempat khususnya di kawasan tempat wisata dan pusat hiburan.

Keberadaan mereka cukup disukai oleh anak-anak yang berfoto bersama dengan badut.

Dari sanalah, badut jalanan mendapatkan pundi-pundi penghasilan.

Namun, ada larangan bagi para badut ini untuk beraktivitas seperti di kawasan Jalan A Yani, depan SPBU dan depan kawasan Q Mall Banjarbaru.

Satuan polisi pamong praja (Satpol PP) Banjarbaru terus melakukan giat patroli keberadaan badut jalanan yang melanggar perjanjian lokasi mangkal.

Baca: Gugatan Cerai Ashanty ke Anang yang Buat Azriel & Aurel Hermansyah Nangis Nyaris Terjadi Diceritakan

Baca: Link Pendaftaran CPNS 2019 sscasn.bkn.go.id! Cek Daftar Formasi CPNS Daerah & Kementerian di Sini

Baca: Muka Masam Ayu Ting Ting Bahas Nikita Mirzani Dilamar Betsalelf, Ruben Onsu & Wendy Cagur Bereaksi

Kepala Satpol PP Kota Banjarbaru Marhain Rahman mengatakan bila badut jalanan itu terbukti dan tertangkap tangan melanggar perjanjian, maka pakaian badutnya akan di sita selama satu bulan hingga penyitaan secara permanen.

"Bila terbukti dan tertangkap tangan mangkal di lokasi yang dilarang, maka akan disita badutnya selama satu bulan," katanya, Rabu, (30/10).

Lokasi yang diperbolehkan bagi badut jalanan itu seperti di lokasi tempat wisata dan restoran.

Namun untuk kawasan Jalan A Yani, depan SPBU dan depan kawasan Q Mall Banjarbaru dilarang ada aktivitas badut jalanan.

Bagi badut jalanan yang nekat beraktivitas di lokasi terlarang, maka siap-siap akan digelandang ke Mako Satpol PP Banjarbaru.

Halaman
12
Penulis: Aprianto
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved